Kementan Apresiasi Inovasi P4S Rumah Madu Hutan Jambi

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 26/07/2023 12:25 WIB


Kementan Apresiasi Inovasi P4S Rumah Madu Hutan Jambi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi meninjau P4S Rumah Madu Hutan Jambi. (Foto: Kementan)

JAKARTA - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) mengapresiasi inovasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Rumah Madu Hutan Jambi, yang terletak di Kota Jambi.

Diketahui bahwa Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo terus mendorong agar peran Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) agar terus dimaksimalkan.

"Pembangunan pertanian yang kita lakukan, dimulai dari desa. Oleh karena itu, kita memaksimalkan peran P4S sebagai pembaharu perdesaan," kata Mentan Syahrul Syahrul.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyatakan, P4S sebagai pusat pembelajaran bagi petani harus menghadirkan inovasi-inovasi yang dibutuhkan pertanian.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Dalam kunjungan kerjanya usai membuka pelatihan di Balai Pelatihan Pertanian Jambi pada Senin (24/7), Dedi berkesempatan langsung meninjau P4S Rumah Madu Hutan Jambi yang terletak di Kota Jambi.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dia melihat proses produksi hasil panen madu sampai menjadi kemasan yang siap untuk dipasarkan. "Luar biasa. Usaha ini sangat menjanjikan," ujar Dedi.

Dedi juga berkesempatan mencicipi berbagai produk dan kemasan hasil olahan madu dari P4S ini, dari madu yang masih ada di sarangnya hingga madu yang sudah dikemas menjadi sachet kecil yang praktis dibawa kemana-mana.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Saya sangat apresisasi bahwa produk P4S Rumah Madu Hutan Jambi telah diekspor ke beberapa negara seperti Singapura dan Jepang," ungkap Dedi.

Ketua P4S Rumah Madu Hutan Jambi, Candra Lela terus melakukan inovasi untuk meningkatkan daya saing produknya. Walaupun belum genap dua tahun P4S ini berdiri, pemilik terus melakukan terobosan-terobosan.

Peranan P4S dalam transfer of knowledge di bidang pertanian sangat penting terutama dalam mewujudkan SDM Pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha untuk mewujudkan kesejahteraan petani. Oleh karena itu pengelola P4S harus terus meningkatkan pengetahuannya.

Dedi mengatakan, pembelajaran harus terus dilakukan terutama oleh para SDM Pertanian agar semakin paham produk yang dikelolanya. Karena jika kita memahami pengelolaan produk akan berpengaruh pada kualitas yang dihasilkan dan nantinya akan berpengaruh pada harga jual.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi P4S Madu Jambi