Nenek-nenek Afrika Selatan Ini Hilangkan Stereotip Jompo di Lapangan Sepak Bola

| Senin, 03/04/2023 02:02 WIB


Nenek-nenek Afrika Selatan Ini Hilangkan Stereotip Jompo di Lapangan Sepak Bola Pemain bertanding dalam Grannies International Football Tournament 2023 di Stadion Nkowankowa di Tzaneen, Afrika Selatan 26 Maret 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Mengenakan baju olahraga biru dan mengibarkan bendera nasional mereka, tim sepak bola Vakhegula Vakhegula Afrika Selatan berlari ke stadion untuk bersorak menjelang pertandingan pertama mereka melawan tim AS.

Itu adalah hari pertama Turnamen Sepak Bola Internasional Grannies di provinsi Limpopo, dan tim ini - seperti yang lainnya - terdiri dari wanita berusia 55 tahun ke atas. Vakhegula berarti "nenek" dalam bahasa Tsonga yang digunakan di Afrika Selatan.

"Di usia saya, saya pikir jika saya tidak berada dalam olahraga ini, saya seharusnya duduk di kursi roda," kata striker berusia 66 tahun Flora Baloi, yang mulai bermain pada 2017 setelah menderita radang sendi parah.

Sekarang dia berkata bahwa dia tidak lagi membutuhkan pengobatan, karena latihan tersebut membuat dia sehat secara fisik dan mental. Saat tidak berlatih bersama tim, dia suka menonton sepak bola di TV bersama suaminya, dan menghabiskan waktu bersama kelima cucunya.

Baca juga :
Indonesia dan Inggris Luncurkan Dokumen Panduan Dekarbonisasi Sektor Maritim

Turnamen, yang dijuluki Piala Dunia Sepak Bola Nenek, adalah yang pertama diselenggarakan oleh Vakhegula Vakhegula. Tim tersebut dibentuk pada tahun 2007 untuk meningkatkan kesehatan wanita setempat, dan ini mengarah pada pembentukan tim nenek lain di seluruh negeri.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Turnamen empat hari itu akan mempertandingkan setidaknya 15 tim, dari Afrika Selatan dan negara-negara lain termasuk Zambia, Zimbabwe dan Mozambik.

Tim telah datang dari jauh seperti Prancis dan Amerika Serikat.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

"Kami menyukainya. Itu sangat berarti bagi kami. Ini adalah komunitas, itu membuat kami sehat," kata pemain AS, Mo Kelly yang berusia 64 tahun.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Nenek Afrika Selatan Sepak Bola