Awal Tahun, Penerimaan Pajak Capai Rp162 Triliun

Budi Wiryawan | Rabu, 22/02/2023 15:45 WIB


PPN dan PPnBM sebesar Rp74,64 triliun atau 10,04% dari target, naik sebesar 93,86% Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (foto: bisnis.com)

JAKARTA - Pertumbuhan pajak sangat baik di awal 2023. Pada bulan Januari 2023, penerimaan pajak mencapai Rp162,23 triliun.

"Angka ini tumbuh 48,60% secara year-on-year (yoy) dan 9,44% dari target APBN 2023," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Adapun PPh non migas sebesar Rp78,29 triliun atau 8,96% dari target, naik 28,03%. PPN dan PPnBM sebesar Rp74,64 triliun atau 10,04% dari target, naik sebesar 93,86%.

PPh Migas sebesar Rp8,03 triliun atau 13,07% dari target, terkontraksi 10,09%.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

PBB dan pajak lainnya sebesar Rp1,29 triliun atau 3,21% dari target, naik 118,72%.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Capaian penerimaan pajak di Januari 2023 ini adalah 9,44% dari target, dan menurut Sri, ini adalah sebuah penerimaan yang cukup bagus.

"Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi yang meningkat pada bulan Desember sejalan dengan libur Natal dan Tahun Baru, serta dampak implementasi UU HPP," tambahnya.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Hanya saja, angka pertumbuhan pajak di Januari 2023 ini melambat dibandingkan dengan Januari 2022 yang sebesar 59,49%.

"Pertumbuhan melambat dari tahun sebelumnya karena pertumbuhan di tahun 2022 masih dipengaruhi basis rendah pada penerimaan 2021," pungkas Sri.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sri Mulyani Pajak APBN 2023