Bersiap Hadapi Resesi, Perusahaan Komputer Dell Pangkas 6.650 Pekerjaan

Yati Maulana | Selasa, 07/02/2023 11:05 WIB


Bersiap Hadapi Resesi, Perusahaan Komputer Dell Pangkas 6.650 Pekerjaan Ilustrasi logo Dell. Foto: Reuters

JAKARTA - Dell Technologies Inc (DELL.N) memangkas sekitar 6.650 pekerjaan, atau 5 persen dari tenaga kerja globalnya, karena berjuang dengan kemerosotan di pasar komputer pribadi dan bersiap menghadapi potensi resesi.

Langkah pada hari Senin menyelaraskan Dell dengan rakit perusahaan AS dari Goldman Sachs Group Inc (GS.N) ke Alphabet Inc (GOOGL.O) yang telah mem-PHK ribuan tahun ini untuk mengatasi penurunan permintaan akibat inflasi tinggi dan meningkatnya suku bunga. tarif.

Dell telah meluncurkan langkah-langkah pemotongan biaya seperti jeda perekrutan dan pembatasan perjalanan karena berurusan dengan jatuhnya penjualan PC pasca-pandemi, yang menyumbang lebih dari setengah pendapatannya.

Namun, langkah itu "tidak lagi cukup", tulis co-Chief Operating Officer Jeff Clarke dalam sebuah memo kepada karyawan.

Baca juga :
Pekan Ini, IHSG dan Kapitalisasi Pasar Melesat Kuat

"Yang kami tahu kondisi pasar terus tergerus dengan masa depan yang tidak pasti," kata Clarke. Dell mengharapkan untuk membukukan biaya yang terkait dengan PHK di kuartal keempat fiskal, yang berakhir pada bulan Januari.

Baca juga :
Pelatih Madura United Beberkan Kunci Kemenangan atas Persebaya

Saingannya HP Inc (HPQ.N) juga mengatakan akan memangkas hingga 6.000 pekerjaan. Pasar untuk PC dan tablet akan mengalami penurunan lagi pada tahun 2023 dengan penurunan sebesar 2,6%, menurut firma riset IDC, setelah pertumbuhan pesat selama pandemi akibat kerja jarak jauh.

"Hanya masalah waktu sebelum gelombang pemutusan hubungan kerja teknologi mencapai pantai Dell, mengingat betapa sensitifnya perusahaan terhadap kepercayaan konsumen dan perusahaan," kata Susannah Streeter, analis pasar, Hargreaves Lansdown.

Baca juga :
RI Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Prancis di Lebanon: Hormati Gencatan Senjata

Dell memiliki sekitar 133.000 karyawan pada 28 Januari 2022, sekitar sepertiganya berbasis di Amerika Serikat.
PHK pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News sebelumnya pada hari Senin. Saham Dell datar sebelum peluncuran kabar ini.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Komputer Dell PHK Ancaman Resesi