Hari Jadi Bogor Diperingati Setiap 3 Juni, Ini Sejarahnya

Vaza Diva | Rabu, 03/06/2026 16:15 WIB


Setiap tanggal 3 Juni, suasana di Kota dan Kabupaten Bogor selalu tampak lebih semarak dari biasanya. Ilustrasi - ini sejarah peringatan Hari Jadi Bogor yang diperingati setiap 3 Juni (Foto: ISTIMEWA)

JAKARTA - Setiap tanggal 3 Juni, suasana di Kota dan Kabupaten Bogor selalu tampak lebih semarak dari biasanya.

Spanduk, umbul-umbul, hingga berbagai festival kebudayaan digelar untuk memperingati Hari Jadi Bogor (HJB).

Sebagai salah satu kota penyangga Jakarta yang sarat akan nilai historis, Bogor memiliki akar sejarah yang sangat panjang.

Lantas, mengapa tanggal 3 Juni yang dipilih sebagai hari jadinya? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah sejarah lengkap di balik penetapan Hari Jadi Bogor.

Baca juga :
Kantor BGN Digeledah Terkait Kasus Dugaan Jual Beli SPPG

Penetapan tanggal 3 Juni sebagai Hari Jadi Bogor tidak terlepas dari sejarah besar Kerajaan Pajajaran.

Baca juga :
Kantor BGN Diperiksa, Dasco: Serahkan ke Penegak Hukum

Berdasarkan hasil kajian para ahli sejarah dan budayawan yang disahkan melalui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor pada tahun 1972, tanggal 3 Juni merujuk pada peristiwa penting di tahun 1482 masehi.

Pada tanggal 3 Juni 1482, dilakukan upacara penobatan atau Kuwera Bakti bagi Sri Baduga Maharaja (yang dikenal luas sebagai Raja Prabu Siliwangi) sebagai penguasa Kerajaan Pajajaran yang sah.

Baca juga :
Khozin: Kebijakan Negara bagi Kemakmuran Rakyat Wujud Demokrasi Pancasila dan Kedaulatan Ekonomi

Upacara penobatan ini menandai bersatunya kembali dua kerajaan besar di tanah Sunda, yaitu Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda, di bawah kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Pusat pemerintahan kerajaan kemudian dipusatkan di Pakuan Pajajaran, yang wilayahnya kini mencakup Kota dan Kabupaten Bogor.

Sebelum resmi ditetapkan pada dekade 1970-an, sempat terjadi perdebatan mengenai kapan hari lahir Bogor yang paling tepat.

Pemerintah daerah saat itu membentuk tim ahli yang terdiri dari sejarawan terkemuka, budayawan Sunda, dan akademisi untuk menggali berbagai prasasti dan naskah kuno.

Dari hasil penelusuran naskah kuno seperti Carita Parahyangan dan Prasasti Batu Tulis, tim menyimpulkan bahwa momentum persatuan tanah Sunda di bawah Prabu Siliwangi pada 3 Juni 1482 adalah titik awal yang paling representatif untuk menggambarkan semangat, identitas, dan jati diri masyarakat Bogor.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hari Jadi Bogor 3 Juni Kalender Peringatan Kota Bogor