Sebagian Besar Negara Uni Eropa Dukung Uji Covid Pelancong dari China

| Rabu, 04/01/2023 20:01 WIB


Sebagian Besar Negara Uni Eropa Dukung Uji Covid Pelancong dari China Komisaris Eropa untuk Kesehatan dan Keamanan Pangan Stella Kyriakides menyampaikan pidato di Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, 24 November 2021. Foto: Reuters

JAKARTA - Sebagian besar negara Uni Eropa lebih suka memberlakukan pengujian COVID pra-keberangkatan untuk pelancong dari China. Komisi Eropa mengatakan hal itu pada hari Selasa, karena Beijing berencana untuk mencabut pembatasan perjalanan bagi warganya meskipun ada gelombang infeksi COVID.

Pendekatan umum UE muncul setelah pertemuan pada hari Selasa dari Komite Keamanan Kesehatan, badan penasihat UE yang terdiri dari pakar kesehatan nasional dari 27 negara UE dan diketuai oleh Komisi.

"Mayoritas negara mendukung pengujian pra-keberangkatan," kata juru bicara Komisi. "Langkah-langkah ini perlu ditargetkan pada penerbangan dan bandara yang paling tepat dan dilakukan secara terkoordinasi untuk memastikan efektivitasnya," katanya.

Komisi pada hari Selasa menyiapkan draf proposal untuk pembicaraan, yang mencakup rekomendasi untuk pemakaian masker pada penerbangan dari China, pemantauan air limbah untuk pesawat yang tiba dari China, pengawasan genomik di bandara dan peningkatan pemantauan dan pengurutan serta peningkatan kewaspadaan UE dalam pengujian dan vaksinasi.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan

“Ini sekarang akan direvisi dan diadopsi berdasarkan masukan dari Negara Anggota (UE),” kata juru bicara Komisi, menambahkan lebih banyak pembicaraan tentang langkah-langkah tersebut akan dilakukan pada pertemuan lain pejabat kesehatan UE pada Rabu sore.

Baca juga :
Hari Kentang Sedunia 30 Mei: Ini Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Juru bicara itu mengatakan semua negara UE sepakat bahwa mereka membutuhkan pendekatan terkoordinasi untuk situasi yang berubah di China dan untuk menangani implikasi peningkatan perjalanan dari China ke Eropa setelah China mencabut kebijakan pandemi yang ketat pada 8 Januari.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa mengatakan pekan lalu pihaknya saat ini tidak merekomendasikan tindakan terhadap pelancong dari China.

Baca juga :
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai 1 Miliar Dolar AS

Dikatakan varian yang beredar di China sudah ada di Uni Eropa, bahwa warga negara UE memiliki tingkat vaksinasi yang relatif tinggi dan potensi infeksi impor rendah dibandingkan dengan infeksi harian di UE, dengan sistem perawatan kesehatan yang saat ini mengatasinya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid China Uni Eropa Tes Pelancong