Mal Sepi, Sebaiknya Segera Beralih Fungsi

Budi Wiryawan | Jum'at, 30/12/2022 19:05 WIB


Fenomena mal sepi tersebut tidak ada hubungannya dengan isu resesi Lippo Mall Kemang. (Foto: jpnn.com)

JAKARTA - Juru bicara milenial PKB, Didiet M Fitrah menanggapi fenomena mal di Jakarta yang sepi pengunjung. Menurutnya, mal yang mulai ditinggalkan pengunjungnya itu harus segera beralih fungsi agar lebih efektif dan efisien.

Mal sepi pengunjung itu sebuah fakta yang harus diterima oleh pebisnis yang terhimpun di Himpunan Peritel dan Penyewa Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Solusinya, lanjut dia, gedung-gedung itu harus segera beralih fungsi tidak lagi menjadi pusat perbelanjaan.

“Bisa untuk perkantoran, sarana olahraga, pusat kebudayaan atau lainnya yang lebih menjanjikan,” kata Didiet kepada wartawan, Jumat (30/12/2022).

"Atau bisa juga dimaksimalkan menjadi ruang kreatif yang mendukung gaya hidup anak muda masa kini, seperti tempat pertunjukan, konser, pameran hasil karya seniman muda dan lainnya," tambahnya.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Ia mengungkapkan, fenomena mal sepi tersebut tidak ada hubungannya dengan isu resesi. Perekonomian Indonesia sedang dalam proses pemulihan dan akan terus berlanjut hingga tahun depan diperkirakan menunjukkan tren positif.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Didiet berpendapat, setidaknya ada beberapa faktor yang membuat mal-mal di Jakarta sepi pengunjung. Pertama karena masyarakat lebih memilih belanja lewat e-commerce setelah kadung terbiasa saat pandemi Covid-19 dua tahun terakhir ini.

“Kebiasaan belanja online saat pandemi ini sudah mengubah gaya hidup masyarakat menjadi semakin digital,” jelasnya.

Baca juga :
Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat

Faktor selanjutnya, Didiet menduga karena efek domino pandemi Covid-19 masih dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini. Perekonomian Indonesia yang tidak baik-baik saja masih dalam proses pemulihan setelah sekian lama lesu akibat pandemi Covid-19.

“Tapi apapun itu faktanya mal sepi pengunjung, sehingga harus ada terobosan-terobosan inovatif yang bisa membuat masyarakat kembali tertarik ke mal atau sekalian saja beralih fungsi,” pungkas Didiet.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
PKB Mal Resesi Ekonomi