
CEO Tesla Inc Elon Musk berjalan di samping layar yang menampilkan gambar mobil Tesla Model 3 di Shanghai, China, 7 Januari 2020. Foto: Reuters
JAKARTA - Kepala Eksekutif Tesla Inc (TSLA.O) Elon Musk mengatakan kepada karyawan bahwa mereka tidak boleh "diganggu oleh kegilaan pasar saham" setelah saham perusahaan turun hampir 70 persen tahun. Penurunan ini dipicu kegelisahan atas permintaan yang melemah untuk kendaraan listrik dan gangguan Musk dengan menjalankan Twitter.
Dalam email yang dikirim ke staf pada hari Rabu dan ditinjau oleh Reuters, Musk mengatakan dia yakin dalam jangka panjang, Tesla akan menjadi perusahaan paling berharga di dunia.
Dia juga mendesak karyawan untuk meningkatkan pengiriman pada akhir kuartal ini, setelah pembuat mobil tersebut menawarkan diskon untuk kendaraannya di Amerika Serikat dan China. "Silakan bekerja keras selama beberapa hari ke depan dan secara sukarela membantu pengiriman jika memungkinkan. Itu akan membuat perbedaan nyata!" katanya di email.
Analis memperkirakan Tesla akan mengirimkan 442.452 kendaraan pada kuartal keempat, menurut data Refinitiv.
Anjloknya harga saham Tesla telah merugikan nilai saham yang dimiliki oleh karyawan pembuat EV tersebut. Tesla telah menawarkan kompensasi stok untuk sebagian besar karyawan termasuk pekerja pabrik.
Saham perusahaan rebound pada hari Rabu, menyusul kemerosotan 11% di sesi sebelumnya di tengah laporan Reuters bahwa pembuat mobil tersebut berencana untuk menjalankan jadwal produksi yang dikurangi pada bulan Januari di pabriknya di Shanghai. Berita itu memicu kekhawatiran penurunan permintaan di pasar mobil terbesar dunia itu.
"Ngomong-ngomong, jangan terlalu terganggu dengan kegilaan pasar saham. Karena kami terus menunjukkan kinerja yang sangat baik, pasar akan mengenalinya," katanya. "Dalam jangka panjang, saya sangat percaya bahwa Tesla akan menjadi perusahaan paling berharga di Bumi!"
Analis Morgan Stanley memangkas target harga saham mereka menjadi $250 dari $330, dengan mengatakan permintaan yang melebihi pasokan dalam dua tahun terakhir akan "secara substansial terbalik menjadi penawaran yang melebihi permintaan" pada tahun 2023.
Jum'at, 10/04/2026