Todongkan Pistol ke Paspampres, Seorang Perempuan Dibekuk Polisi

Eko Budhiarto | Selasa, 25/10/2022 14:37 WIB


Todongkan Pistol ke Paspampres, Seorang Perempuan Dibekuk Polisi
  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran

JAKARTA - Tiga anggota Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya (25/10/2022) mengamankan seorang perempuan yang menodongkan pistol ke arah personel Paspampres, di depan Istana Merdeka l, Jakarta, Selasa (25/10/2022).

Perempuan bercadar tersebut berumur sekitar 25 tahun berjalan kaki dari arah Harmoni menuju Jalan Medan Merdeka Utara. Tepat di depan pintu masuk Istana Merdeka, ia langsung menodongkan senjata api jenis FN ke Paspampres.

Personel Polantas yang menyaksikan kejadian tersebut langsung menghentikan aksi yang bersangkutan dan mengamankan pistol tersebut.

Yang bersangkutan selanjutnya dibawa ke Mako Polda Metro Jaya dan diserahkan ke Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Selanjutnya, petugas Polda Metro Jaya menyelidiki identitas pelaku.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

"Identitas sedang kita pastikan melalui teknologi `face recognition` melalui sidik jadi elektronik," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

Fadil juga mengatakan penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Baca juga :
Komisi VIII DPR: Tambahan Biaya Haji 2026 Harus Ditanggung Negara

"Tentunya kita melakukan wawancara secara langsung sehingga kita dapatkan identitas yang bersangkutan secara tepat berdasarkan SOP `scientific`," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya menelusuri asal senjata api yang digunakan pelaku.

"Soal darimana dia mendapatkan, sekarang tim sedang melakukan interview, pendekatan yang lebih bersifat psikologis agar dia mau terbuka darimana asal senjata apinya," kata Fadil.

Fadil juga mengatakan penyidik Kepolisian melibatkan Laboratorium Forensik Polri untuk mempelajari apakan senjata api tersebut adalah senjata api buatan pabrik atau senjata api rakitan.

"Mengenai asal senjata api kita akan melibatkan laboratorium forensik untuk melakukan uji balistik, apakah ini senjata api pabrikan atau senjata api rakitan," ujarnya.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Fadil Imran Paspampres Istana Merdeka