Stellantis: Pasokan Chip Tetap Rumit Hingga Akhir Tahun Depan

akhyar | Senin, 03/10/2022 14:15 WIB


Stellantis: Pasokan Chip Tetap Rumit Hingga Akhir Tahun Depan CEO Stellantis Carlos Tavares mengadakan konferensi pers setelah bertemu dengan serikat pekerja, di Turin, Italia, 31 Maret 2022. (foto: REUTERS)

JAKARTA - Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu di surat kabar Prancis Le Parisien, kepala pembuat mobil Stellantis Carlos Tavares memperkirakan rantai pasokan semikonduktor tetap rumit hingga akhir tahun depan.

Tavares, seperti disiarkan Reuters, Minggu, mengatakan situasinya akan tetap sangat rumit hingga akhir 2023, kemudian akan sedikit mereda.

"Produsen semikonduktor tertarik untuk berbisnis dengan kami lagi, terutama karena mereka menaikkan harga," tambah dia.

Selama beberapa tahun terakhir, kekurangan chip semikonduktor, yang antara lain disebabkan oleh pandemi COVID-19, telah memaksa pembuat mobil global untuk membatalkan rencana produksi jutaan mobil.

Baca juga :
Legislagor Ingatkan RUU Perampasan Aset Harus Percepat Pemulihan Keuangan Negara

Kekurangan tersebut sekarang telah berkurang, tetapi dengan biaya baru dan permanen bagi perusahaan mobil.

Baca juga :
Jangan Mengejar Bonus Dengan Cara Mengorbankan Nilai Kejujuran

Di Prancis, kelangkaan terus membebani penjualan pabrikan. Walaupun pendaftaran mobil baru meningkat 5 persen bulan lalu, menurut angka industri yang diterbitkan pada hari Sabtu, mereka tetap turun hampir 12 persen sejak awal tahun.

Baca juga :
Mengapa Islam Sangat Menekankan Kejujuran Dalam Berdagang?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Stellantis Chip Rumit COVID 19