Tembok Perbatasan Diperpanjang, Sebulan 25 Ribu Migran Tetap Masuk Yunani

Yati Maulana | Jum'at, 26/08/2022 10:45 WIB


Tembok Perbatasan Diperpanjang, Sebulan 25 Ribu Migran Tetap Masuk Yunani Ilustrasi: Kapal berisi ratusan migran. Foto: Reuters

JAKARTA - Pemerintah Yunani mengatakan pada hari Kamis bahwa sekitar 25.000 migran telah mencoba memasuki negara itu melalui perbatasannya dengan Turki pada bulan Agustus, ketika mengumumkan rencana untuk secara dramatis memperpanjang tembok antara kedua tetangga.

Athena akan memperpanjang tembok sepanjang 40 kilometer (25 mil) yang dibangun di sepanjang perbatasan Yunani-Turki di Evros sejauh 80 km sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan arus migran.

Juru bicara pemerintah Yunani Giannis Oikonomou mengatakan bahwa negara itu menghadapi "peningkatan tekanan migrasi" baik di perbatasan daratnya di Evros dan di Laut Aegea.

"Pada bulan Agustus saja, dengan bulan yang belum berakhir, 25.000 migran mencoba masuk secara ilegal melalui perbatasan Yunani-Turki," kata Oikonomou pada konferensi pers.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

Yunani telah mengatakan bahwa ada lebih banyak kedatangan tahun ini daripada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal dengan China

Selain memperpanjang tembok, Oikonomou mengatakan pemerintah akan memasang kamera termal dan mengerahkan 250 penjaga perbatasan tambahan.

Yunani sering menjadi negara pilihan bagi orang-orang yang melarikan diri dari Afrika dan Timur Tengah untuk mencoba mencapai kehidupan yang lebih baik di Uni Eropa.

Baca juga :
Klok Sebut Persib Sempat Kewalahan saat Hadapi Bali United

Ribuan orang datang melalui Turki melalui penyeberangan laut yang sempit dan berbahaya yang memisahkan musuh tradisional.

Kelompok-kelompok amal menuduh Athena secara ilegal mengembalikan migran atau memaksa mereka melewati perbatasan ke Turki—sesuatu yang dibantah oleh pemerintah konservatif Yunani.

Yunani balik menuduh negara tetangga Turki tidak berbuat cukup untuk menghentikan penyelundup manusia mengirim migran melintasi Laut Mediterania.

Awal bulan ini, Athena menuduh Turki secara paksa mendorong sekelompok migran yang terdampar ke sebuah pulau kecil Yunani dan meninggalkan tubuh seorang anak berusia lima tahun yang meninggal.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Migran Ilegal Tembok Perbatasan Masuk Yunani