Terkait Penyitaan Kargo Minyak oleh AS, Iran Panggil Utusan Swiss

Yati Maulana | Sabtu, 28/05/2022 10:10 WIB


Terkait Penyitaan Kargo Minyak oleh AS, Iran Panggil Utusan Swiss Amerika menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran yang sebelumnya berbendera Rusia di perairan dekat Yunani. Foto: Reuters

JAKARTA - Iran pada hari Jumat memanggil utusan Swiss, yang mewakili kepentingan AS di Teheran, untuk memprotes penyitaan AS atas minyak Iran dari kapal yang dioperasikan Rusia di dekat Yunani, kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh media Iran.

Kementerian menyerukan pembebasan segera kapal dan muatannya, kata kantor berita negara IRNA mengutipnya.

Amerika Serikat pada hari Rabu menjatuhkan sanksi pada apa yang digambarkannya sebagai jaringan penyelundupan minyak dan pencucian uang yang didukung Rusia untuk Pasukan Quds Pengawal Revolusi Iran.

Seorang juru bicara Departemen Kehakiman AS menolak berkomentar tentang penyitaan minyak tersebut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Republik Islam menyatakan keprihatinan yang mendalam atas pelanggaran terus menerus pemerintah AS terhadap hukum internasional dan konvensi maritim internasional," IRNA dan media lain mengutip pernyataan kementerian luar negeri.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Sebuah sumber di kementerian perkapalan Yunani mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa Departemen Kehakiman AS telah "memberi tahu Yunani bahwa kargo di kapal itu adalah minyak Iran".

Tidak jelas apakah kargo itu disita karena itu adalah minyak Iran atau karena sanksi terhadap kapal tanker itu atas hubungannya dengan Rusia. Iran dan Rusia menghadapi sanksi AS yang terpisah.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa AS berencana untuk mengirim kargo ke Amerika Serikat dengan kapal lain.

Kapal berbendera Iran, Pegas, termasuk di antara lima kapal yang ditunjuk oleh Washington pada 22 Februari - dua hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina - untuk sanksi terhadap Promsvyazbank, sebuah bank yang dipandang penting bagi sektor pertahanan Rusia.

IRNA melaporkan pada hari Rabu bahwa kementerian luar negerinya memanggil kuasa usaha kedutaan Yunani di Teheran menyusul penyitaan kargo sebuah kapal yang "di bawah bendera Republik Islam Iran di perairan Yunani dan dia diberitahu tentang keberatan" dari pemerintah Iran.

IRNA mengutip Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran yang mengatakan kapal tanker itu mencari perlindungan di sepanjang pantai Yunani setelah mengalami masalah teknis dan cuaca buruk, menambahkan bahwa penyitaan kargonya adalah "contoh nyata pembajakan".

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika Sita Kargo Minyak Berbendera Iran