Pertama Sejak Januari, Afrika Selatan Lampaui 10.000 Kasus Covid Baru

Yati Maulana | Jum'at, 13/05/2022 12:50 WIB


Para ahli memperkirakan gelombang kelima bisa dimulai selama bulan-bulan musim dingin sekitar Mei atau Juni. Orang-orang mengantre menunggu vaksin di sebelah kereta yang diubah menjadi pusat vaksinasi Covid Afrika Selatan. Foto: Reuters

JAKARTA - Institut Nasional untuk Penyakit Menular Afrika Selatan pada hari Rabu melaporkan 10.017 kasus baru Covid-19, dan merupakan yang pertama sejak Januari lembaga tersebut telah melaporkan lebih dari 10.000 infeksi baru.

Otoritas kesehatan telah memperingatkan Afrika Selatan mungkin memasuki gelombang kelima infeksi yang didorong oleh sub-varian BA.4 dan BA.5 Omicron.

Afrika Selatan telah mencatat kasus dan kematian virus corona terbanyak di benua Afrika dan baru keluar dari gelombang keempat pada Januari.

Para ahli telah memperkirakan gelombang kelima bisa dimulai selama bulan-bulan musim dingin di belahan bumi selatan, sekitar bulan Mei atau Juni.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Hanya di bawah 50 persen dari populasi orang dewasa Afrika Selatan yang berjumlah sekitar 40 juta telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID, dengan 45 persen orang dewasa divaksinasi sepenuhnya.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Laju vaksinasi telah melambat dalam beberapa bulan terakhir, dengan para pejabat memperingatkan bahwa suntikan berisiko dibuang.

Awalnya kampanye vaksinasi dirundung oleh kesulitan mengamankan persediaan awal tetapi kemudian oleh keraguan.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Afrika Selatan Kasus Baru Gelombang Covid