Setelah Denmark dan Spanyol, Italia akan Kirim Lebih Banyak Senjata ke Ukraina

Yati Maulana | Jum'at, 22/04/2022 23:10 WIB


Akhir Februari, Italia mengadopsi dekrit pertama untuk mengirim kendaraan militer, material, dan peralatan ke Kyiv. Persenjataan Barat, seperti sistem senjata peluncur bahu tampaknya memainkan peran sentral dalam pertahanan Ukraina (foto: AP/dw.com)

JAKARTA - Pemerintah Italia sedang mengerjakan sebuah dekrit baru untuk mengizinkannya menyediakan lebih banyak senjata bagi Ukraina, kata seorang menteri pertahanan junior pada hari Kamis, dalam sebuah langkah untuk membantu negara itu melawan invasi Rusia.

Dekrit itu "akan segera terungkap," wakil menteri pertahanan Giorgio Mul, seorang anggota partai kanan-tengah Forza Italia, mengatakan kepada penyiar Radio 1.

Akhir Februari, kabinet Perdana Menteri Mario Draghi mengadopsi dekrit pertama untuk mengirim kendaraan militer, material dan peralatan ke Kyiv dan membentuk sebuah sistem untuk membantu para pengungsi yang melarikan diri dari negara itu.

“Tentu kami tidak mengirim pesawat atau tank, dari sudut pandang militer tidak banyak berubah dibandingkan dengan yang sudah kami kirim,” kata Mulè. Jajak pendapat menunjukkan bahwa opini publik tentang pengiriman senjata ke Ukraina lebih terpecah daripada di negara-negara Barat lainnya.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Komitmen untuk mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina juga datang dari banyak negara Eropa lainnya. Selama perjalanan ke Kyiv, perdana menteri Denmark dan Spanyol mengatakan mereka berdua akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina. Setelah mendapat kecaman karena tampaknya menyeret kaki dalam mengirimkan persenjataan, Jerman juga mengatakan terbuka untuk mengirim senjata berat ke Kyiv.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Rusia menyebut tindakannya sebagai "operasi militer khusus" untuk mendemiliterisasi Ukraina dan membasmi apa yang disebutnya nasionalis berbahaya. Barat dan Kyiv menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan perang agresi yang tidak beralasan.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Dekrit Italia Kirim Senjata Bantu Ukraina