Dua Warga Meninggal Tertimbun Longsor di Bener Meriah, Aceh

Akhyar Zein | Selasa, 12/04/2022 22:10 WIB


Selain korban jiwa, material tanah longsor juga menutupi badan jalan menuju ke perkebunan masyarakat kawasan kecamatan setempat. Warga mengevakuasi korban tertimbun tanah longsor di Kampung Penosan Jaya, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Senin (11/4/2022) malam (foto: aceh.tribunnews.com)

JAKARTA-  Peristiwa tanah longsor di wilayah Kabupaten Bener Meriah memakan korban. Dua warga di kabupaten tersebut meninggal dunia, demikian informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Kepala Pelaksana BPBA Ilyas di Banda Aceh, Selasa mengatakan bahwa dua korban jiwa yang meninggal dunia sudah dievakuasi sekitar pukul 20.40 WIB pada Senin malam.

Menurut laporan yang ia terima, tanah longsor terjadi pada Senin (11/4) sekitar pukul 17.30 WIB di Gampong Penosan Jaya, tepatnya di kawasan perkebunan Loyang Kaming Kecamatan Permata, Bener Meriah.

"Intensitas curah hujan tinggi yang melanda kabupaten yang terletak di daerah dataran tinggi Gayo itu menyebabkan terjadinya tanah longsor sehingga menimbulkan korban jiwa," katanya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Bener Meriah yakni menurunkan tim reaksi cepat (TRC), dibantu TNI/Polri dan masyarakat setempat untuk mengevakuasi jenazah dengan alat seadanya.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

“Dua korban jiwa atas nama Suharni (45) dan Herliani (43),” katanya.

Selain korban jiwa, material tanah longsor juga menutupi badan jalan menuju ke perkebunan masyarakat kawasan kecamatan setempat.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

“Material longsor belum dibersihkan,” kata Ilyas.

Selain di Kabupaten Bener Meriah, longsor akibat intensitas curah hujan tinggi juga menimbun enam titik ruas jalan kawasan Kabupaten Aceh Tengah pada Senin sekitar pukul 22.15 WIB.

Bahkan, di Kabupaten Gayo Lues, curah hujan juga mengakibatkan longsor sekaligus banjir pada Selasa, sekitar pukul 01.31 WIB. Banjir setinggi 1,5 meter merendam Gampong Badak Kecamatan Dabu Gelang dan Gampong Kutalintang Kecamatan Blangkejeren.

“Sedangkan longsor terjadi di Gampong Leme, Kecamatan Blangkejeren dan Gampong Pungke, Kecamatan Putri Betung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Ilyas.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Longsor Bener Meriah material tanah meninggal