Kanselir Jerman: Tujuan Kami Rusia Tidak Memenangkan Perang

akhyar | Kamis, 07/04/2022 13:14 WIB


Sanksi berat terhadap Rusia, bantuan militer tambahan dan dukungan keuangan ke Ukraina, semua akan membantu untuk mencapai tujuan ini. Kanselir Jerman Olaf Scholz (foto: AP/ aljazeera.com)

JAKARTA - Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Rabu mengatakan Jerman dan sekutunya akan menerapkan sanksi baru terhadap Rusia, dan memberikan lebih banyak senjata ke Ukraina untuk memaksa Kremlin mengakhiri perangnya.

"Harus tetap menjadi tujuan kami agar Rusia tidak memenangkan perang ini," kata Scholz kepada anggota parlemen Jerman selama sesi tanya jawab di Bundestag, majelis rendah parlemen.

Dia mengatakan sanksi berat terhadap Rusia, bantuan militer tambahan dan dukungan keuangan ke Ukraina, semua akan membantu untuk mencapai tujuan ini.

Pemimpin Jerman menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dan juga menolak klaim Rusia bahwa pembantaian Bucha dilakukan oleh Ukraina setelah pasukannya meninggalkan kota itu.

Baca juga :
Indonesia dan Inggris Luncurkan Dokumen Panduan Dekarbonisasi Sektor Maritim

“Tentara Rusia membantai warga Ukraina, termasuk anak-anak, wanita dan orang tua, sebelum mundur dari kota itu,” ujar dia.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

“Membunuh warga sipil adalah kejahatan perang. Agar lebih jelas: Para pelaku dan mereka yang menugaskan para pelaku harus bertanggung jawab,” tambah dia.

Scholz mengatakan negara-negara anggota Uni Eropa (UE) hampir menyelesaikan paket sanksi kelima terhadap Rusia sebagai tanggapan atas laporan terbaru yang datang dari Ukraina.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

Sejak perang Rusia di Ukraina dimulai pada 24 Februari, setidaknya 1.563 warga sipil telah tewas, dan 2.213 terluka, menurut perkiraan PBB.

Lebih dari 4,27 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Jerman sanksi baru Ukraina Scholz