Pfizer Tetap Memasok Obat ke Rusia, Tapi Hentikan Uji Klinis

Yati Maulana | Selasa, 15/03/2022 07:10 WIB


Penghentian pasokan obat ke Rusia melanggar langsung prinsip dasar yang mengutamakan pasien. Logo Pfizer. Foto: Reuters

JAKARTA - Produsen obat AS Pfizer Inc (PFE.N) mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya akan mempertahankan pasokan obat-obatan kemanusiaan ke Rusia tetapi akan menahan diri dari memulai uji klinis baru di negara itu dan merekrut pasien untuk studi yang sedang berlangsung.

Invasi Rusia telah membuat produsen obat berebut untuk menemukan cara bagi pasien yang terdaftar dalam uji klinis di Ukraina untuk menerima obat-obatan mereka ketika jutaan mencari perlindungan dari pemboman dan melarikan diri ke negara-negara tetangga.

Pfizer mengatakan akan bekerja dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS dan regulator lainnya untuk mentransisikan semua uji klinis ke situs alternatif di luar Rusia. Ini akan terus memberikan obat kepada pasien yang sudah terdaftar dalam studi.

Jeda dalam pemasokan obat-obatan ke Rusia akan "melanggar langsung prinsip dasar kami yang mengutamakan pasien", kata Pfizer. "Mengakhiri pengiriman obat-obatan, termasuk terapi kanker atau kardiovaskular, akan menyebabkan penderitaan pasien yang signifikan dan potensi kehilangan nyawa," tambahnya.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Pembuat obat Barat dan perusahaan peralatan medis telah memperingatkan bahwa rencana mereka untuk tetap menjual produk ke Rusia mungkin menjadi rumit karena sanksi yang dikenakan pada negara tersebut.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Sanksi, yang tidak menyertakan obat-obatan dan peralatan medis, telah memutuskan bank-bank Rusia dari sistem keuangan internasional, sehingga mengganggu pergerakan barang ke negara itu.

Perusahaan global seperti McDonald`s (MCD.N), Nestle (NESN.S) dan Sony (6758.T) telah memutuskan untuk mundur dari Rusia karena tekanan meningkat dari konsumen di Barat untuk mengambil sikap menentang invasi.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Pfizer mengatakan akan menyumbangkan semua keuntungan dari unitnya di negara itu untuk tujuan yang memberikan dukungan kepada rakyat Ukraina.

Pfizer, yang tidak memiliki atau mengoperasikan situs manufaktur apa pun di Rusia, mengatakan akan menghentikan semua investasi yang direncanakan dengan pemasok lokal yang dimaksudkan untuk membangun kapasitas manufaktur di negara tersebut.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pfizer Pasok Obat Perang Rusia Uji Klinis