Presiden Ukraina: Kami Ditinggalkan Sendirian Lawan Rusia

akhyar | Sabtu, 26/02/2022 01:01 WIB


Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (foto: POOL / AFP)

JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Jumat (25/2) bahwa negaranya dibiarkan sendiri untuk memerangi Rusia setelah Kremlin melancarkan invasi besar-besaran yang menewaskan 130 orang Ukraina pada hari pertama agresi tersebut.

"Kami ditinggalkan sendirian untuk membela negara kami," kata Zelenskyy dalam pidato kenegaraan yang disiarkan melalui video setelah tengah malam.

"Siapa yang siap bertarung bersama kami? Saya tidak melihat siapa pun. Siapa yang siap memberi Ukraina jaminan keanggotaan NATO? Semua orang takut," tambahnya, sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP.

Zelensky mengatakan bahwa 137 warga Ukraina, baik personel militer maupun warga sipil, telah tewas sejak awal invasi yang dimulai pada Kamis (24/2) pagi.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

Selain itu, katanya, serangan Rusia tersebut juga menyebabkan 316 orang lainnya terluka.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Zelensky juga mengatakan bahwa "kelompok sabotase" Rusia telah memasuki Ibu Kota Kyiv. Ia mendesak warga kota untuk tetap waspada dan mematuhi jam malam.

Presiden menambahkan bahwa dia dan keluarganya tetap di Ukraina, meskipun Rusia mengidentifikasi dia sebagai "target nomor satu.”

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

"Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menjatuhkan kepala negara," tukas Zelenskyy.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ukraina Volodymyr Zelenskyy invasi besar besaran