Parlemen Lebanon Perpanjang Pencabutan Kerahasiaan Bank Sentral Untuk Audit

Yati Maulana | Selasa, 22/02/2022 07:50 WIB


Syarat untuk menerima bantuan keuangan dari negara donor. Parlemenn Lebanon masih memperpanjang pencabutan kerahasiaan bank sentral untuk kepentinggan audit. Foto: Reuters

JAKARTA - Parlemen Lebanon pada hari Senin memperpanjang undang-undang yang mencabut peraturan kerahasiaan perbankan untuk memfasilitasi audit forensik bank sentral negara itu, sebagai syarat utama untuk menerima bantuan asing.

Audit semacam itu ada dalam daftar reformasi yang diminta para donor sebelum membantu Lebanon keluar dari krisis keuangan yang telah mengunci sebagian besar penabung dari rekening bank berdenominasi dolar dan menyebabkan empat dari lima orang Lebanon miskin, menurut badan-badan PBB. Reformasi ini mencakup langkah-langkah untuk mengatasi korupsi, akar penyebab kehancuran yang telah menghancurkan mata uang dan memicu default berdaulat.

Parlemen Lebanon mengadopsi undang-undang pada Desember 2020 yang mencabut kerahasiaan perbankan sehubungan dengan audit bank sentral selama satu tahun. Undang-undang tersebut berakhir pada akhir tahun lalu.

MP Ibrahim Kanaan, ketua komite keuangan parlemen, mengatakan undang-undang tersebut sekarang telah diperpanjang hingga selesainya audit. "Undang-undang ini menempatkan audit forensik di jalur terakhir," kata Kanaan dalam sambutan yang disiarkan televisi.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Konsultan restrukturisasi Alvarez & Marsal (A&M), yang telah disewa pemerintah Lebanon untuk melakukan audit, awalnya menarik diri pada November 2020 dengan alasan belum menerima informasi yang diperlukan. Kontrak kedua ditandatangani pada September 2021, tetapi audit belum dimulai di tengah permintaan A&M untuk informasi lebih lanjut dari bank sentral.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Seorang juru bicara bank sentral mengatakan kepada Reuters awal bulan ini bahwa bank sentral telah memberikan "semua info" dan mendesak A&M untuk memulai.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Sentral Lebanon Audit Kerahasiaan Negara Donor