Jawa Barat Atur Distribusi 30 Juta Liter Minyak Goreng dari Pusat

akhyar | Minggu, 20/02/2022 19:29 WIB


Kang Emil memastikan operasi akan terus digelar dengan kapasitas minyak goreng yang akan terus ditambah. Jabar terima 30 juta liter minyak goreng dari Pusat (foto: jabarprov.go.id)

JAKARTA - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Minggu, mengatakan, 30 juta liter minyak goreng dari Pemerintah Pusat akan didistribusikan merata ke seluruh kabupaten/kota untuk mengatasi kelangkaan dan harga mahal yang sedang terjadi di berbagai daerah.

"Jabar sudah didrop 30 juta liter oleh Pemerintah Pusat, sedang kami atur pembagiannya," ujar Gubernur Ridwan Kamil seusai operasi pasar murah minyak goreng di Desa Cintaratu, Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Pusat distribusi 30 juta liter minyak goreng tersebut berada di satu daerah yang mewakili beberapa daerah. Untuk Pangandaran, pusat distribusinya ada di Tasikmalaya.

"Pusat distribusinya per wilayah. Untuk Pangandaran pusat distribusinya ada di Tasikmalaya. Jadi nanti kalau ada apa-apa bisa diselesaikan lewat manajemen di Tasikmalaya," kata Ridwan Kamil.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

Pihaknya segera mendistribusikan minyak goreng ke masyarakat melalui sejumlah operasi pasar. Kang Emil pun mengatakan akan terus menyampaikan aspirasi masyarakat bila masih terdapat kelangkaan minyak goreng.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

"Kami selesaikan dengan cepat, kewenangan saya sampai operasi pasar saja," ujar Kang Emil.

Menurutnya, kelangkaan dan harga mahal minyak goreng tak hanya terjadi di Jabar tapi juga di sebagian besar wilayah Indonesia.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Kang Emil berharap, permasalahan minyak goreng bisa tuntas sebelum memasuki bulan Ramadan.

"Ini kan tidak hanya terjadi di Jabar tapi seluruh Indonesia. Jadi ini adalah masalah secara nasional. Jangan sampai nanti menjelang Lebaran ada kelangkaan yang membuat masyarakat resah," katanya.

Dalam operasi pasar murah minyak goreng yang digelar di Balai Desa Cintaratu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar menyediakan 1.800 liter dengan harga Rp14 ribu per liter.

Kang Emil memastikan operasi akan terus digelar dengan kapasitas minyak goreng yang akan terus ditambah.

"Di sini ada 1.800 liter dan kami akan tambahkan terus setiap hari di berbagai daerah," katanya.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Minyak Goreng distribusi Pemerintah Pusat