Produk-produk Ini Bakal Laris Manis di 2022, Apa Saja?

Eko Budhiarto | Senin, 17/01/2022 14:17 WIB


Tren bisnis dan investasi 2022 mengarah pada usaha penjualan bahan pokok/sembako, tanaman, buku, gim, dan lain-lain, produk perawatan diri, peralatan kesehatan, peralatan pendukung work from home atau school from home. Ilustrasi

JAKARTA - Sejumlah produk yang diperdagangkan secara ritel diprediksai bakal laku keras pada 2022. Hal ini seiring dengan mulai bergeraknya daya beli masyarakat.

Chief Economist Danareksa Research Institute (DRI) Rima Prama Artha dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/1/2022) mengatakan bahwa tren bisnis dan investasi 2022 mengarah pada usaha penjualan bahan pokok/sembako, tanaman, buku, gim, dan lain-lain, produk perawatan diri, peralatan kesehatan, peralatan pendukung work from home atau school from home.

"Selanjutnya, potensi bisnis juga pada bisnis makanan jadi, industri kreatif, digital marketing, jasa desain portfolio media sosial, jasa tutorial bimbingan belajar, content creator, serta perantara ritel," katanya.

Dalam mengampanyekan peluang investasi dan bisnis ini, PT Danareksa (Persero) melakukan Talkshow Danareksa Keliling (Darling) bertajuk "FUNDtastic: Ngobrolin Peluang Bisnis dan Investasi di Tahun 2022".

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Corporate Secretary Danareksa Putu Dewika Angganingrum mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan investasi, Danareksa sangat peduli terhadap literasi keuangan generasi milenial saat ini.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Selain memberikan edukasi literasi keuangan, turut dipaparkan pula hasil riset DRI terbaru trekait tren bisnis dan investasi di tahun 2022.

"Ini merupakan wujud komitmen aktif Danareksa dalam mendukung pemerintah meningkatkan literasi keuangan milenial dan pelaku usaha mikro kecil sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan milenial dan pelaku UMK tentang cara mengelola keuangan pribadi maupun bisnis di era post-COVID-19," kata Dewika.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Ia menambahkan, sejalan dengan penyampaian informasi ini, perseroan optimistis pelaku usaha dan masyarakat luas mampu melihat peluang bisnis yang lebih tepat di era pemulihan ekonomi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Danareksa daya beli tanaman