Dalam Seminggu, Arab Saudi Tangkap 14.000 Imigran Ilegal

Yati Maulana | Minggu, 16/01/2022 16:07 WIB


Sebanyak 48 persen adalah warga Yaman. Arab Saudi menangkap 14.000 imigran ilegal dalam seminggu. Foto: ArabNews

JAKARTA - Pihak berwenang Arab Saudi menangkap hampir 14.000 orang dalam satu minggu karena melanggar peraturan tempat tinggal, pekerjaan, dan keamanan perbatasan, kata sebuah laporan resmi yang dikutip dari Arab News.

Dari 6 hingga 12 Januari, total 6.774 orang ditangkap karena pelanggaran aturan kependudukan. Sementara 5.295 ditahan karena upaya penyeberangan perbatasan ilegal, dan 1.558 lainnya karena masalah ketenagakerjaan.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa di antara 411 orang yang ditangkap karena mencoba memasuki Kerajaan secara ilegal, 48 persen adalah warga Yaman, 49 persen Ethiopia, dan 3 persen berkebangsaan lain.

Selanjutnya 17 orang ditangkap mencoba menyeberang ke negara tetangga, dan 14 ditahan karena terlibat dalam mengangkut dan menyembunyikan pelanggar.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan bahwa siapa pun yang ditemukan membantu masuk secara ilegal ke Kerajaan, termasuk mengangkut dan menyediakan tempat berlindung, dapat menghadapi hukuman penjara maksimal 15 tahun, denda hingga SR 1 juta atauy sekitar Rp 3,8 miliar atau penyitaan kendaraan dan properti.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Pelanggaran yang dicurigai dapat dilaporkan di nomor bebas pulsa 911 di wilayah Mekah dan Riyadh, dan 999 atau 996 di wilayah lain di Kerajaan.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arab Saudi Tangkap Imigran Ilegal Yaman