Tentara Yaman Klaim Bebaskan Provinsi Shabwa dari Houthi

Akhyar Zein | Selasa, 11/01/2022 15:15 WIB


Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa Pasukan pemerintah Yaman membebaskan sebagian besar tanah di provinsi selatan Shabwa setelah bentrokan hebat dengan Houthi yang didukung Iran. (foto: AFP/arabnews.com)

JAKARTA - Tentara Yaman pada Senin mengumumkan telah membebaskan semua provinsi Shabwa di Yaman tenggara dari pemberontak Houthi.

Dalam sebuah pernyataan, Brigade Raksasa, sebuah milisi yang berafiliasi dengan tentara Yaman, mengatakan pasukan mereka membebaskan Distrik Ain di Shabwa barat pada hari ke-10 pertempuran.

Dengan begitu, semua distrik provinsi sekarang berada di bawah kendali tentara.

"Kami berterima kasih kepada Koalisi Arab yang dipimpin oleh Kerajaan Arab Saudi dan dukungan dari Uni Emirat Arab," tambah pernyataan itu mengacu pada dukungan Koalisi Arab dalam perang melawan Houthi.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Kelompok pemberontak Houthi belum mengomentari pernyataan tentara Yaman.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Pada awal Januari, tentara Yaman meluncurkan kampanye militer untuk membebaskan distrik Usaylan, Bayhan dan Ain di provinsi Shabwa dari Houthi, yang merebut mereka pada September tahun lalu.

Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan untuk mengembalikan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi, menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan hampir 80 persen atau sekitar 30 juta orang membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan dan lebih dari 13 juta orang dalam bahaya kelaparan, menurut perkiraan PBB.

Sebuah laporan PBB baru-baru ini memproyeksikan bahwa pada akhir tahun, jumlah korban tewas dari konflik Yaman selama tujuh tahun mencapai 377.000.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tentara Yaman pemberontak Houthi provinsi Shabwa