Genap 1 Tahun, Sriwijaya Air Tabur Bunga di Lokasi Kecelakaan Pesawat

Tim Cek Fakta | Minggu, 09/01/2022 21:16 WIB


Selain melakukan prosesi tabur bunga, Sriwijaya Air juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Pulau Lancang sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibilities (CSR). Tabur bunga memperingati 1 tahun kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (9/1/2022). Foto: sriwijaya air

JAKARTA - Hari ini, Minggu (9/1/2022), genap satu tahun insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang di kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta. Guna memberikan penghormatan kepada para crew dan penumpang SJ-182, Sriwijaya Air menggelar prosesi tabur bunga di lokasi kejadian.

Diawali dengan doa bersama yang dilakukan oleh Manajemen Sriwijaya Air beserta jajaran KNKT dan BASARNAS, prosesi tabur bunga berjalan dengan lancar dalam cuaca yang cerah. Kegiatan itu sendiri dihadiri secara terbatas sebagai bentuk dukungan Sriwijaya Air terhadap upaya pemerintah menghentikan laju penyebaran Covid-19 di masa pandemi ini.

Diungkapkan oleh CEO Sriwijaya Air, Capt. Ardhana Sitompul, bahwa prosesi tabur bunga ini menjadi salah satu bentuk perhatian dan komitmen Sriwijaya Air terhadap keselamatan penerbangan.

“Bagi Sriwijaya Air, penting untuk memperingati satu tahun musibah kecelakaan jatuhnya SJ-182 ini, karena hal ini sebagai bentuk hormat kami kepada seluruh korban dan tentu saja insiden ini juga memacu kami untuk terus meningkatkan safety level dan kualitas pelayanan di setiap penerbangan kami,” ungkapnya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Selain melakukan prosesi tabur bunga, Sriwijaya Air juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Pulau Lancang sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibilities (CSR).

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

“Pemberian CSR kepada masyarakat di Pulau Lancang merupakan bentuk apresiasi Sriwijaya Air atas bantuan yang diberikan masyarakat Pulau Lancang selama proses pencarian SJ-182 tahun lalu,” tutup Capt. Ardhana.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sriwijaya Air 1 tahun kecelakaan SJ 182