Diselimuti Debu Halus, Korsel Kurangi Pengoperasian Kontruksi dan Lalu Lintas

Ariyan Rastya | Minggu, 09/01/2022 14:50 WIB


MAMO mengeluarkan tindakan darurat pada pukul 6 pagi hari Minggu untuk mengurangi pengoperasian lokasi konstruksi dan kendaraan di area tersebut. Tindakan darurat harus dilakukan hingga pukul 9 malam, Minggu. Potret Debu halus yang selimuti Korea selatan pada Minggu pagi tadi 9 Januari 2022. (Foto: Yonhap)

JAKARTA - Korea Selatan menghimbau agar mengurangi pengoperasian kontruksi dan lalu lintas setelah negara ginseng tersebut diselimuti debu halus yang disebabkan polusi udara pada hari Minggu 9/1, debu halus tersebut sangat berbahaya dan diperkirakan akan bertahan hingga satu hari kedepan. 

Pemerintah telah mengeluarkan langkah-langkah pengurangan darurat untuk pertama kalinya tahun ini. Menurut Kantor Manajemen Kualitas Udara Metropolitan di bawah Kementerian Lingkungan Hidup, tingkat kepadatan debu ultrafine di Seoul, Provinsi Gyeonggi dan Provinsi Chuncheong Selatan diproyeksikan menjadi "sangat buruk" dengan lebih dari 76 mikrogram per meter kubik. 

MAMO mengeluarkan tindakan darurat pada pukul 6 pagi hari Minggu untuk mengurangi pengoperasian lokasi konstruksi dan kendaraan di area tersebut. Tindakan darurat harus dilakukan hingga pukul 9 malam, Minggu.

Tingkat debu sangat halus untuk area lain termasuk bagian dari Provinsi Gangwon, Chungcheong Utara dan Gyeongsang Utara juga diproyeksikan berada dalam kisaran “buruk”, 36~75 /㎥.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Mengutip dari The Korea Herald, Otoritas prakiraan nasional memproyeksikan kepadatan debu halus dalam sistem empat tingkat, dengan dua lainnya "baik (dengan standar tingkat 15 ke bawah )" dan "rata-rata (16~35)."

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pihak berwenang menyarankan warga untuk menahan diri dari pergi ke luar, dan memakai masker wajah dengan filter tinggi, seperti jenis KF 94. Langit diperkirakan akan cerah sekitar Selasa.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korsel diselimuti Debu halus