Dianggap Merugikan, India Tolak Pembaruan Pendanaan untuk Lembaga Bunda Teresa

Asrul | Selasa, 28/12/2021 11:20 WIB


Pemerintah India menolak pembaruan lisensi pendanaan asing, untuk badan amal yang didirikan oleh Bunda Teresa, Missionaries of Charity. Perdana Menteri India Narendra Modi (Foto: rm.id(

JAKARTA - Pembaruan lisensi Pendanaan asing untuk badan amal yang didirikan oleh Bunda Teresa, Missionaries of Charity terpaksa ditolak oleh Pemerintah India.

Bertepatan dengan perayaan Natal, dikutip dari BBC pada Selasa (28/12), Kementerian Dalam Negeri India mengumumkan tidak melakukan pembaruan, karena dinilai merugikan.

Kelompok garis keras Hindu telah lama menuduh badan amal itu menggunakan programnya untuk menggiring warga India menjadi Kristen, kendati tudingan itu telah dibantah.

Sebelumnya, Kepala Menteri Benggala Barat, Mamata Banerjee, menuai kritik setelah mencuit bahwa pemerintah telah membekukan rekening bank Missionaries of Charity. Tetapi pemerintah kemudian membantah bahwa rekening-rekening itu dibekukan.

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

Missionaries of Charity yang berbasis di Kolkata didirikan pada 1950 silam oleh Bunda Teresa, seorang biarawati Katolik Roma yang pindah ke India dari negara asalnya Makedonia.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Ini adalah salah satu badan amal Katolik paling terkenal di dunia. Bunda Teresa dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1979 untuk pekerjaan kemanusiaannya, dan dia dinyatakan sebagai orang suci oleh Paus Fransiskus pada tahun 2016, 19 tahun setelah kematiannya.

Presiden Narendra Modi berusaha memeras dana asing untuk amal dan LSM lain yang berbasis di India. Tahun lalu, pembatasan menyebabkan pembekuan rekening bank milik Greenpeace dan Amnesty International. Ada juga beberapa serangan terhadap minoritas agama di seluruh India.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Menurut Evangelical Fellowship of India, serangan menonjol di negara bagian selatan Karnataka, dengan hampir 40 laporan tentang ancaman atau kekerasan.

Kelompok radikal Hindu mengganggu perayaan Natal di beberapa bagian negara tahun ini, memprotes di luar pertemuan keagamaan, dan merusak sebuah gereja di India utara.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bunda Teresa Badan Amal Missionaries of Charity India