Azerbaijain Kembalikan Tentara Armenia yang Disandera

| Minggu, 05/12/2021 05:07 WIB


Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Dinas Keamanan Negara Azerbaijain mengatakan telah menyerahkan 10 tentara Armenia yang ditahan dan bahwa Rusia telah memainkan peran mediasi. Seorang tentara Azeri berjalan melewati sebuah truk militer Armenia yang disita oleh tentara Azerbaijan selama pertempuran di wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri, dekat kota Barda, Azerbaijan 21 Oktober 2020 yang lalu. (Foto: Reuters).

JAKARTA - Azerbaijan telah menyerahkan 10 tentara Armenia yang ditangkap pada 16 November lalu untuk kembali ke negaranya pada Sabtu 4/12. Hal itu sebagai imbalan atas peta yang diberikan pihak Armenia tentang perincian lokasi ranjau darat di wilayah Karabakh yang dimediasi oleh Rusia.

Dilansir dari Reuters, Armenia dan Azerbaijan menyetujui gencatan senjata di perbatasan mereka pada 16 November setelah Rusia mendesak mereka untuk mundur dari konfrontasi menyusul bentrokan paling mematikan sejak perang tahun lalu.

Armenia telah meminta Moskow untuk membantu mempertahankannya setelah pertempuran terburuk sejak perang 44 hari tahun lalu antara pasukan etnis Armenia dan tentara Azeri di daerah kantong Nagorno-Karabakh yang menewaskan sedikitnya 6.500 orang.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Dinas Keamanan Negara Azerbaijain mengatakan telah menyerahkan 10 tentara Armenia yang ditahan dan bahwa Rusia telah memainkan peran mediasi.

Baca juga :
Inggris Dukung Donald Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran

Media lokal Armenia Armenpress mengkonfirmasi pada Sabtu malam nama-nama 10 tawanan perang Armenia yang telah diserahkan setelah ditangkap pada 16 November.

Baca juga :
Kapal Tanker Dihantam Proyektil Misterius di Laut Oman
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Azerbaijain Tentara Armenia Rusia