Dubai Emirates Tunda Penerbangan ke Tel Aviv

Ariyan Rastya | Minggu, 28/11/2021 21:50 WIB


Perdana Menteri Israel Naftali Bennet pada hari Sabtu mengatakan negara itu akan melarang semua orang asing masuk selama 14 hari karena menunggu informasi lebih lanjut tentang seberapa efektif vaksin COVID-19 terhadap varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Dubai Emirates. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Dubai Emirates telah menunda penerbangan pada tanggal 6 Desember ke Tel Aviv setelah pemerintah Israel melarang orang asing untuk masuk ke negaranya karena penyebaran Corona Varian baru "Omicron".

Juru bicara perusahaan tersebut mengatakan pada hari Minggu bahwa Israel mengumumkan akan melarang orang asing masuk untuk memerangi varian virus corona terbaru.

"Penundaan itu terjadi sebagai akibat dari perubahan baru-baru ini dalam protokol masuk yang dikeluarkan oleh pemerintah Israel. Maskapai ini berkomitmen untuk meluncurkan layanan ke Tel Aviv segera setelah situasi memungkinkan," kata juru bicara itu dikutip dari Reuters.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennet pada hari Sabtu mengatakan negara itu akan melarang semua orang asing masuk selama 14 hari karena menunggu informasi lebih lanjut tentang seberapa efektif vaksin COVID-19 terhadap varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.

Emirates ditetapkan menjadi maskapai Uni Emirat Arab ketiga, setelah flydubai dan Etihad Airways, yang memulai penerbangan langsung ke Tel Aviv sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik tahun lalu.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim
Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Dubai Emirates Tel Aviv Tunda penerbangan