Dua Orang Terluka Saat Protes Pembatasan Covid-19 di Belanda

Akhyar Zein | Sabtu, 20/11/2021 12:55 WIB


Belanda menerapkan kembali beberapa tindakan penguncian akhir pekan lalu selama tiga minggu awal dalam upaya untuk memperlambat kebangkitan penularan virus corona, tetapi infeksi harian tetap pada level tertinggi sejak awal pandemi. Perusuh bentrok dengan polisi Rotterdam saat protes Covid berubah menjadi kekerasan (foto: abc.net.au)

Katakini.com,- Kerumunan perusuh di kota pelabuhan Rotterdam membakar mobil dan melemparkan batu ke arah polisi, yang merespons dengan peluru dan meriam air, ketika protes terhadap tindakan Covid-19 berubah menjadi kekerasan Jumat malam.

"Kami melepaskan tembakan peringatan dan ada juga tembakan langsung karena situasinya mengancam jiwa," kata juru bicara polisi Patricia Wessels kepada Reuters.

"Kami tahu bahwa setidaknya dua orang terluka, mungkin akibat tembakan peringatan, tetapi kami perlu menyelidiki penyebab pastinya lebih lanjut," katanya.

Beberapa orang di media sosial mengedarkan gambar seseorang yang mereka katakan telah ditembak oleh polisi. Polisi menjawab bahwa mereka telah melihat rekaman itu tetapi belum tahu bagaimana pria itu terluka.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Beberapa ratus orang telah berkumpul untuk menyuarakan penentangan terhadap rencana pemerintah untuk membatasi akses ke tempat-tempat dalam ruangan bagi orang-orang yang memiliki "corona pass" yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi atau telah pulih dari infeksi.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pass ini juga tersedia untuk orang yang belum divaksinasi tetapi memiliki bukti tes negatif.

Polisi mengeluarkan peraturan darurat di Rotterdam, menutup transportasi umum dan memerintahkan orang untuk pulang. Meriam air dikerahkan dan polisi yang menunggang kuda bekerja untuk membubarkan massa, kata polisi.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Pihak berwenang juga meminta para pengamat dan orang-orang yang merekam gambar kerusuhan untuk mengirim rekaman itu ke polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Belanda menerapkan kembali beberapa tindakan penguncian akhir pekan lalu selama tiga minggu awal dalam upaya untuk memperlambat kebangkitan penularan virus corona, tetapi infeksi harian tetap pada level tertinggi sejak awal pandemi.

Video yang diposting di media sosial menunjukkan mobil polisi yang terbakar dan perusuh melemparkan kembang api dan batu ke arah polisi.(VOA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid 19 pelabuhan Rotterdam terluka Pass