Untuk Semua Usia, Moderna Minta AS Izinkan Booster Vaksin COVID-19

Asrul | Kamis, 18/11/2021 07:37 WIB


Moderna sedang meminta otorisasi untuk dosis booster 50 mikrogram, setengah dari kekuatan vaksin aslinya yang diberikan dalam dua suntikan dengan jarak sekitar empat minggu. Ilustrasi. Vaksin Moderna (foto: AFP)

Katakini.com - Moderna mengatakan pada Rabu (17/11) telah mengajukan permohonan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) untuk penggunaan vaksin penguat COVID-19 untuk semua orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.

FDA telah menghapus suntikan vaksin COVID-19 untuk orang-orang yang kekebalannya terganggu, mereka yang berusia 65 tahun ke atas dan untuk individu yang berisiko tinggi terkena penyakit parah atau yang secara teratur terpapar virus.

Moderna sedang meminta otorisasi untuk dosis booster 50 mikrogram, setengah dari kekuatan vaksin aslinya yang diberikan dalam dua suntikan dengan jarak sekitar empat minggu.

Pengajuan itu dilakukan seminggu setelah Pfizer mengajukan izin serupa untuk dosis booster vaksin yang telah dikembangkannya dengan mitra Jerman BioNTech.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Keputusan dari FDA tentang Pfizer diharapkan minggu ini menjelang pertemuan panel penasihat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada hari Jumat untuk membahas perluasan kelayakan untuk dosis booster vaksin.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Para ahli percaya dosis booster sangat penting untuk mengurangi COVID-19 ke tingkat endemik dan pemerintahan Presiden AS Joe Biden pada Agustus mengumumkan rencana meluncurkan dosis booster untuk semua orang dewasa pada September.

Bulan lalu, regulator obat Uni Eropa menyetujui vaksin booster Moderna untuk semua kelompok usia di atas 18 tahun, setidaknya enam bulan setelah dosis kedua. Perusahaan juga telah mengajukan permohonan booster approval di Jepang.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Namun, regulator di beberapa negara, termasuk Prancis, Kanada, Finlandia, dan Swedia, telah mengambil sikap yang lebih defensif terhadap vaksin Moderna atas masalah keamanan terkait jantung yang memengaruhi orang muda. (REUTERS)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Moderna Amerika Serikat Booster Vaksin COVID 19