Hadapi 11 Dakwaan Pidana, Senat Brasil Rekomendasikan Bolsonaro

Asrul | Sabtu, 16/10/2021 07:42 WIB


Presiden sayap kanan, yang terinfeksi COVID-19 pada Juli 2020, telah mencerca tindakan penguncian, mendorong penyembuhan yang belum terbukti, menabur keraguan vaksin dan meremehkan keparahan COVID-19. Presiden Brasil, Jair Bolsonaro (Foto: Adriano Machado/Reuters)

Katakini.com - Penyelidikan Senat Brasil terhadap penanganan pemerintah terhadap pandemi COVID-19 akan merekomendasikan dalam laporan akhirnya yang dijadwalkan pekan depan, Presiden Jair Bolsonaro menghadapi 11 dakwaan pidana,

Begitu kata senator yang memimpin penyelidikan mengatakan pada hari Jumat (15/10), meskipun tetap sangat tidak mungkin bahwa dia akan menghadapi persidangan atas tuduhan semacam itu.

Renan Calheiros mengatakan selama wawancara radio bahwa penyelidikan yang diluncurkan pada April telah mengumpulkan bukti menunjukkan Bolsonaro harus secara resmi didakwa dengan genosida terhadap penduduk asli negara itu, penyimpangan, penggunaan dana publik yang tidak teratur, pelanggaran tindakan sanitasi, hasutan untuk kejahatan dan pemalsuan dokumen pribadi, di antara kejahatan lainnya.

Presiden sayap kanan, yang terinfeksi COVID-19 pada Juli 2020, telah mencerca tindakan penguncian, mendorong penyembuhan yang belum terbukti, menabur keraguan vaksin dan meremehkan keparahan COVID-19.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Laporan tersebut dijadwalkan akan dirilis oleh panel investigasi Senat Selasa depan. Anggota panel pada hari berikutnya akan memberikan suara menyetujui teks tersebut sebelum mengirimkannya ke kantor jaksa agung pada Kamis untuk memutuskan apakah Bolsonaro dan yang lainnya harus didakwa.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Kantor jaksa agung dapat menuntut presiden, tetapi Mahkamah Agung, yang akan mengadilinya, harus meminta izin dari majelis rendah untuk melanjutkan. Para ahli mengatakan majelis rendah sangat tidak mungkin untuk menandatangani permintaan seperti itu.

Kantor presiden tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Peringkat persetujuan Bolsonaro telah jatuh dalam jajak pendapat publik atas penanganannya terhadap krisis kesehatan masyarakat. Lebih dari 600.000 orang telah meninggal karena COVID-19 di Brasil, nomor dua setelah Amerika Serikat.

Laporan itu juga kemungkinan akan merekomendasikan bahwa beberapa putra Bolsonaro dan mantan Menteri Kesehatannya Eduardo Pazuello juga didakwa melakukan kejahatan, kata Calheiros. Calheiros tidak mengidentifikasi putra mana yang mungkin menghadapi dakwaan. (Reuters)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Jair Bolsonaro Penanganan COVID 19 Brasil