Panama Gali Mayat Cari Korban Invasi AS 1989

Akhyar Zein | Jum'at, 15/10/2021 13:28 WIB


Mayat-mayat itu ditemukan masih di dalam kantong yang sama yang didistribusikan tentara AS untuk pemakaman. Korban Invasi Panama AS (foto: Associated Press./ independent.co.uk)

Panama City, Katakini.com - Sejumlah kantong jenazah telah dikeluarkan dari kuburan massal di Panama dalam upaya mencari korban jiwa akibat invasi AS di Panama pada 1989, kata pejabat setempat pada Kamis (14/10).

Operasi militer itu menelan jiwa 300 warga sipil dan menandai berakhirnya kediktatoran Jenderal Manuel Noriega.

Selama lima tahun, keluarga korban telah meminta pencarian jenazah kerabat mereka yang tewas, sebagian besar dimakamkan di kuburan massal.

Jaksa Agung Geomara Guerra mengatakan sejauh ini empat kantong jenazah telah ditemukan di permakaman Monte Esperanza di kota Colon.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

"Kami berencana terus melakukan penggalian dan melihat seberapa banyak kantong jenazah di sana," kata dia kepada reporter.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Mayat-mayat itu ditemukan masih di dalam kantong yang sama yang didistribusikan tentara AS untuk pemakaman, kata dia.

Para pejabat tahun lalu mulai melakukan penggalian jenazah di permakaman lain bernama Jardin de Paz dan menemukan 30 jenazah tanpa identitas.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Penggalian lalu dihentikan akibat pandemi.

Organisasi-organisasi pejuang hak asasi manusia telah lama memperkirakan jumlah warga Panama yang menjadi korban sebenarnya melebihi angka resmi 300 orang.

Hal itulah yang mendorong Presiden Juan Carlos Varela untuk membentuk komisi untuk menyelidiki angka sebenarnya.

Hanya 23 tentara AS kehilangan nyawa dalam peristiwa itu.

Invasi AS itu menjadi luka menganga bagi banyak warga Panama yang setiap tahun mengenang peristiwa itu. Mereka meminta agar setiap 20 Desember diperingati sebagai hari berkabung nasional.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
invasi AS kantong jenazah Panama Noriega