16 Tewas Ketika Pesawat Penerjun Payung Rusia Jatuh

Akhyar Zein | Senin, 11/10/2021 09:44 WIB


Standar keselamatan penerbangan Rusia telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir namun kecelakaan terus terjadi, terutama di daerah-daerah terpencil. Puing pesawat L-410 terlihat di lokasi kecelakaan dekat kota Menzelinsk di Republik Tatarstan, Rusia, Minggu (10/10/2021). (foto: Reuters/ thebharatexpressnews.com)


Moskow, Katakini.com - Sebuah pesawat yang membawa sekelompok penerjun payung jatuh setelah lepas landas di daerah Tatarstan, Rusia, Minggu pagi, menewaskan 16 orang dan melukai enam lainnya, kata Kementerian Darurat.

Pada ketinggian 70 meter, pilot melaporkan bahwa mesin kiri pesawat telah mati dan mencoba melakukan pendaratan darurat dekat kota Menzelinks.

Pilot berusaha membelokkan pesawat ke kiri untuk menghindari daerah berpenghuni, kata gubernur Tatarstan Rustam Minnikhanov.

Namun sayapnya menabrak sebuah kendaraan ketika pesawat itu mendarat dan terguling, kata Minnikhanov.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak
Pesawat itu membawa 20 penerjun payung dan dua anggota kru. Enam orang berada dalam kondisi serius, kata Kementerian Kesehatan.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Pesawat angkut jarak-dekat bermesin ganda Let L-410 itu dimiliki oleh sebuah klub penerbangan di kota Menzelinsk.

Klub tersebut menolak berkomentar dengan mengatakan penegak hukum tengah menyelidiki insiden itu.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Para kosmonot Rusia menggunakan daerah itu untuk latihan.

Klub penerbangan itu menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan lokal dan Eropa serta sebuah kejuaraan dunia, kata direktur klub Ravil Nurmukhameto seperti dikutip kantor berita TASS.

Komite Investigasi, yang menyelidiki kejahatan-kejahatan serius, mengatakan telah membuka investigasi kriminal terhadap dugaan pelanggaran regulasi keselamatan.

Pusat Pelatihan Kosmonot milik pemerintah telah menangguhkan kerja sama dengan klub tersebut sambil menunggu penyelidikan, kata TASS mengutip seorang sumber.

Foto-foto sejumlah penerjun di kabin pesawat beredar di kanal REN TV dan di media sosial.

Standar keselamatan penerbangan Rusia telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir namun kecelakaan terus terjadi, terutama di daerah-daerah terpencil.

Sebuah pesawat angkut tua jenis Antonov An-26 jatuh di timur jauh Rusia bulan lalu dan menewaskan enam orang.

Semua penumpang yang berjumlah 28 orang di sebuah pesawat turboprop bermesin ganda Antonov An-26 tewas dalam kecelakaan di Kamchatka pada Juli.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
penerjun payung pendaratan darurat latihan tewas