Cadangan Devisa Indonesia USD137,3 Miliar

akhyar | Jum'at, 06/08/2021 19:20 WIB


Peningkatan posisi cadangan devisa antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Ilustrasi. Cadangan devisa Indonesia naik. (foto: okezone.com)

Jakarta, Katakini.com – Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli sebesar USD137,3 miliar, naik dibandingkan dengan posisi pada Juni 2021 sebesar USD137,1 miliar, ujar pengumuman Bank Indonesia, Jumat.

Menurut Bank Indonesia (BI) cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Sudah berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor,” ujar BI dalam siaran pers, Jumat.

Menurut BI, peningkatan posisi cadangan devisa antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa.

Baca juga :
Prancis Serukan Koalisi Maritim Eropa-Indo Pasifik untuk Keamanan Laut

Cadangan devisa mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ujar BI.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Cadangan devisa ini menurut BI memadai, didukung stabilitas dan prospek ekonomi, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.(AA)


Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Cadangan devisa standar kecukupan stabilitas makroekonomi