Hingga Meninggal, LSM Palestina Tuding Israel Siksa Tahanan

| Jum'at, 23/07/2021 08:02 WIB


Kelompok hak asasi manusia menuding pihak berwenang Israel menyiksa seorang tahanan Palestina sampai meninggal. Aktivis Palestina duduk di penjara tiruan, selama protes solidaritas dengan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel pada 9 April 2019 [Mahmoud Nasser / ApaImages]

Jakarta, katakini.com - Kelompok hak asasi manusia menuding pihak berwenang Israel menyiksa seorang tahanan Palestina sampai meninggal.

Abdu al-Khatib, 43, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir selama pemeriksaan di pusat interogasi al-Moscobiyeh di Yerusalem Timur.

“Kesaksian yang dikumpulkan dari keluarganya dan tahanan lainnya menunjukkan bahwa dia disetrum dan dipukuli,” kata Amani Sarahneh, juru bicara LSM Masyarakat Tahanan Palestina, dilansir AA, Jumat (23/07).

Dia mengatakan penyebab kematian akan ditentukan setelah melakukan otopsi pada tubuh al-Khatib.

Baca juga :
Indonesia dan Inggris Luncurkan Dokumen Panduan Dekarbonisasi Sektor Maritim

LSM Palestina dan gubernur Yerusalem menuduh Israel membunuh al-Khatib,” kata Sarahneh.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Al-Khatib, ayah empat anak dari kamp pengungsi Shufat di Yerusalem Timur, ditahan oleh pasukan Israel karena pelanggaran lalu lintas.

Menurut kelompok hak asasi Palestina, sekitar 4.850 warga Palestina diperkirakan ditahan di penjara Israel, termasuk 41 wanita, 225 anak-anak dan 540 tahanan administratif.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Siksa Tahanan Pemerintah Israel LSM Palestina