Galakkan Peningkatan Pariwisata, Arab Saudi Bakal Luncur Maskapai Penerbangan Baru

Asrul | Kamis, 01/07/2021 12:12 WIB


Saudi sedang mencari untuk membangun bandara baru di Riyadh yang akan berfungsi sebagai pangkalan untuk maskapai baru. Pemandangan tebing di Arab Saudi (Foto: Ist)

Jakarta, katakini.com - Arab Saudi akan meluncurkan maskapai penerbangan nasional kedua sebagai bagian dari strategi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed Bin Salman, yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan dari ketergantungan pada minyak.

Menurut media lokal, maskapai berbendera baru ini akan menjadikan Arab Saudi sebagai maskapai peringkat ke-5 secara global dalam hal lalu lintas transit udara. Tidak ada rincian yang diberikan tentang kapan dan bagaimana maskapai ini akan diluncurkan. 

Pekan lalu Gulf News melaporkan bahwa Saudi sedang mencari lahan untuk membangun bandara baru di Riyadh yang akan berfungsi sebagai pangkalan untuk maskapai baru.

Dana kekayaan kedaulatan kerajaan senilai $ 430 miliar mengumumkan awal tahun ini bahwa mereka juga ingin berinvestasi dalam penerbangan di tengah ledakan yang diharapkan dalam pariwisata. 

Baca juga :
30 Kapal Komersial Mulai Padati Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Iran-AS

Dilansir Middleeast, Kamis (01/07), Arab Saudi berharap dapat menarik 100 juta wisatawan setiap tahun pada tahun 2030, meningkat enam kali lipat dari 2019.

Baca juga :
Kemendikdasmen Tuntaskan Revitalisasi Sekolah di Sumbar

Penambahan maskapai penerbangan nasional kedua berimplikasi pada peningkatan destinasi internasional. Itu juga akan meningkatkan kapasitas kargo udara kerajaan menjadi lebih dari 4,5 juta ton, hampir dua kali lipat dari angka saat ini. Sektor penerbangan yang sangat terpukul oleh pandemi virus corona mungkin dapat menutup sebagian kerugiannya.

Vision2030 bertujuan agar Arab Saudi meningkatkan pendapatan non-minyak menjadi sekitar 45 miliar riyal ($12 miliar) pada tahun 2030.

Baca juga :
Lebanon Dorong Gencatan Senjata Permanen dengan Israel

Dengan menjadi pusat logistik global, yang membutuhkan pengembangan pelabuhan serta jaringan kereta api dan jalan raya, kontribusi sektor transportasi dan logistik akan meningkatkan produk domestik bruto menjadi 10 persen dari 6 persen.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arab Saudi Maskapai Penerbangan Industri Pariwisata