Akibat Banyaknya Korban, Tim Medis Gaza Kekurangan Obat dan Peralatan Medis

Asrul | Jum'at, 21/05/2021 09:22 WIB


Tim medis Gaza tidak dapat secara memadai merawat mereka yang terluka dalam serangan udara Israel karena Jalur tersebut kekurangan peralatan medis dan obat-obatan yang diperlukan. pencarian dan penyelamatan dilakukan setelah serangan udara oleh tentara Israel menghantam bangunan pemukiman di Gaza pada 16 Mei 2021 [Ashraf Amra / Anadolu Agency]

Jakarta, katakini.com - Tim medis Gaza tidak dapat secara memadai merawat mereka yang terluka dalam serangan udara Israel karena Jalur tersebut kekurangan peralatan medis dan obat-obatan yang diperlukan.

Hal itu disampaikan Direktur Bulan Sabit Merah Palestina, Bashar Murad, dalam sebuah pernyataan dikutip Middleeasst Monitor pada Jumat (21/05).

"Kami harus menangani sejumlah besar korban. Situasi di Gaza sangat buruk, dan kami dikepung. Kami tidak memiliki kebebasan untuk meninggalkan Gaza, dan kami menghadapi kekurangan obat-obatan dan peralatan medis rusak," kata Murad.

Kampanye pengeboman Israel telah menyebabkan ribuan cedera, dan semakin diperparah dengan pemadaman listrik serta kekurangan peralatan medis.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

"Kami telah kehilangan beberapa masalah penting, seperti layanan kesehatan untuk COVID-19 . Kami meminta bantuan untuk Gaza tetapi tetap kami belum menerima bantuan kemanusiaan dari luar," tambah Murad.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Sejak 10 Mei, Gaza telah menyaksikan serangan udara Israel berturut-turut yang menewaskan lebih dari 230 orang, termasuk 65 anak-anak, dan melukai lebih dari 1.700.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Peralatan Medis Wilayah Gaza Serangan Israel