Cadangan Devisa Indonesia Jadi USD138,8 Miliar pada April

Akhyar Zein | Jum'at, 07/05/2021 17:20 WIB


Meski naik dibanding Maret yang hanya sebesar USD137,1 miliar, namun perlu diwaspadai seiring berbagai kebijakan mendorong pemulihan ekonomi Kantor Bank Indonesia (foto: Okezone.com)

Katakini.com– Cadangan devisa Indonesia pada April 2021 tercatat sebesar USD138,8 miliar dolar, meski naik dibanding Maret, namun perlu diwaspadai seiring berbagai kebijakan untuk mendorong pemulihan ekonomi, ujar pengumuman Bank Indonesia, Jumat.

Angka cadangan devisa pada Maret sebesar USD137,1 miliar.

Menurut Bank Indonesia (BI) jumlah tersebut mampu membiayai 10 bulan impor, atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Sudah berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor,” ujar BI dalam siaran pers.

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Peningkatan posisi cadangan devisa pada April 2021 terutama dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Menurut BI, cadangan devisa itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.(AA)

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
cadangan devisa penerimaan pajak BI