LSM: 60 persen kapal TNI AL berusia di atas 30 tahun

Akhyar Zein | Rabu, 05/05/2021 14:22 WIB


Peneliti Imparsial Hussein Ahmad mengatakan anggaran yang dialokasikan untuk TNI AL lebih rendah dibandingkan TNI AD Ilustrasi kapal perang (foto: Anadolu Agency)

JAKARTA, Katakini.com - LSM Imparsial mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo yang tidak mengimplementasikan visi poros maritim dunia untuk memperkuat matra TNI Angkatan Laut.

Peneliti Imparsial Hussein Ahmad mengatakan anggaran yang dialokasikan untuk TNI AL lebih rendah dibandingkan TNI Angkatan Darat.

"Tidak ada kenaikan dalam belanja alutsista untuk matra laut dan udara," kata Hussein Ahmad dalam diskusi virtual pada Selasa.

Dia menyebut belanja alutsista TNI AL pada 2015 dan 2016 mendapatkan alokasi paling sedikit jika dibandingkan anggaran TNI Angkatan Darat.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Dia pun menyebut saat ini TNI AL memiliki 160 KRI dan 60 persen di antaranya berusia di atas 30 tahun.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Dia juga mencatat kecelakaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) sejak 2015 lalu hingga saat ini terjadi sebanyak 18 kali.

Dia menambahkan kecelakaan alutsista yang dialami KRI Nanggala 402 bukan yang pertama terjadi.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Dalam catatannya, alutsista yang mengalami kecelakaan yakni lima pesawat, lima helikopter, enam kapal, satu artileri, dan satu kendaraan tempur.

Dia menyebut kecelakaan itu merenggut korban dari pihak sipil sebanyak 86 orang.

"Tidak hanya merenggut korban jiwa dari pihak TNI prajurit terbaik kita tetapi korban sipil ini angka luar biasa sebetulnya harus jadi perhatian pemerintah kita," jelas dia.

Padahal kata dia, anggaran pertahanan pemerintah setiap tahunnya meningkat, namun kecelakaan alutsista juga terus meningkat.

Dia mencontohkan pada 2017 lalu anggaran pertahanan mencapai Rp108 triliun dan pada 2020 meningkat menjadi Rp136 triliun.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
LSM Imparsial poros maritim dunia kecelakaan alutsista