MAPIM Malaysia Kecam Rencana Normalisasi Saudi-Israel

Akhyar Zein | Selasa, 06/04/2021 14:42 WIB


“Ini benar-benar keterlaluan dan benar-benar tidak masuk akal,” kata Azmi Presiden Musyawarah Ormas Islam Malaysia (MAPIM) Mohd Azmi Abdul Hamid (foto: minanews.net)

Katakini.com- Kelompok Muslim Malaysia mengutuk rencana Arab Saudi yang hendak menjalankan normalisasi dengan Israel.

Presiden Musyawarah Ormas Islam Malaysia (MAPIM) Mohd Azmi Abdul Hamid mengaku terkejut dengan pernyataan Menlu Saudi yang mengatakan normalisasi dengan Israel membawa manfaat luar biasa bagi kawasan.

“Ini benar-benar keterlaluan dan benar-benar tidak masuk akal,” kata Azmi dalam pernyataannya pada Selasa.

Azmi menegaskan MAPIM menolak Saudi dan negara Muslim mana pun untuk tunduk pada Israel.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

“Langkah Saudi untuk melakukan normalisasi dengan Israel adalah pengkhianatan terakhir tidak hanya bagi perjuangan Palestina tetapi juga bagi seluruh umat,” kata Azmi.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Azmi juga mendesak negara-negara Muslim untuk tidak tunduk pada kesepakatan normalisasi. Mereka harus tetap bersatu dan teguh dalam perjuangan membebaskan Palestina.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan pada Kamis lalu mengatakan kemungkinan negaranya menormalisasi hubungan dengan Israel tetap terbuka.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

Dia yakin hal ini akan membawa kebaikan bagi kawasan Timur Tengah khususnya di bidang ekonomi, sosial, dan keamanan.

“Ada, tentu saja, kesepakatan normalisasi dengan Israel di atas meja - telah dibahas sejak 2002; itu disebut rencana perdamaian Arab," kata Pangeran Faisal dalam wawancara dengan CNN.

Namun Faisal menegaskan jika normalisasi hubungan ini baru bisa terwujud jika ada kemajuan proses perdamaian antara Israel dan Palestina.

"Saya tidak tahu apakah (kesepakatan) akan segera terjadi, ini sangat bergantung pada kemajuan proses perdamaian,” kata Pangeran Faisal.(aa.com.tr)


Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
mengutuk MAPIM normalisasi dengan Israel