Menko LBP: 8 Pelabuhan Masuk Ekosistem Logistik Nasional Tahun Ini

Akhyar Zein | Kamis, 18/03/2021 16:24 WIB


Ada delapan pokoknya. Itu kita mau tahun ini jadi. Pokoknya kita bisa. Siapa yang menghalangi kita buldozerin. Aktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Makassar. (foto: bisnis.com)

Katakini.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ingin agar delapan  pelabuhan besar di Indonesia masuk ke Ekosistem Logistik Nasional (National Logistic Ecosystem/NLE) menyusul diluncurkannya proyek percontohan platform Ekosistem Logistik Batam (Batam Logistic Ecosystem/BLE).

"Kami sepakat bahwa setelah ini jalan, langsung kita upayakan tahun ini delapan pelabuhan di Indonesia juga kita masukkan sistem ini," kata Menko Luhut pada peluncuran Batam Logistic Ecosystem (BLE), yang juga ditayangkan secara daring, Kamis.

Ke delapan pelabuhan itu di antaranya Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Patimban (Jawa Barat), Tanjung Emas (Jawa Tengah), Tanjung Perak (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Belawan Medan (Sumatera Utara).

"Ada delapan pokoknya. Itu kita mau tahun ini jadi. Pokoknya kita bisa. Siapa yang menghalangi kita buldozerin," tegas Menko Luhut.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Menko Luhut menuturkan ekosistem logistik yang terintegrasi merupakan upaya pemerintah untuk bisa lebih efisien sehingga mampu bersaing secara global. Ia menyebut biaya logistik di Indonesia mencapai 23,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara biaya logistik Malaysia hanya sekitar 13 persen terhadap PDB mereka.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Menurut dia, dengan selisih yang sekitar 10 persen itu, investor tentu akan berpikir dua kali untuk masuk dan menanamkan modal di Indonesia. Oleh karena itu, upaya untuk menekan biaya logistik terus dilakukan pemerintah.

"Masak itu bedanya hampir 10 persen. Itu kan cost. Anda bayangin, kalau perdagangan itu banyak, beda 10 persen selisihnya, ngapain datang ke Indonesia untuk investasi? As simple as that (sesederhana itu) saja," kata Menko Luhut.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

BLE merupakan bagian dari sistem ekosistem logistik nasional (NLE) yang berfungsi merapikan dan menyederhanakan proses bisnis melalui layanan pemeriksaan terpadu dengan single submission, layanan pelabuhan dan perizinan.

Melalui NLE, pemerintah menargetkan bisa menekan biaya logistik menjadi 17 persen dari PDB pada 2024 mendatang.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
pelabuhan Logistik buldozerin