Amerika Keluarkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Buatan Johnson & Johnson

akhyar | Minggu, 28/02/2021 12:52 WIB


Biden mengatakan persetujuan adalah `berita menarik bagi semua orang Amerika` Ilustrasi vaksin (foto AFP)

Katakini.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Sabtu.

Badan tersebut mengatakan vaksin ini memenuhi kriteria undang-undang dan mempunyai manfaat yang lebih besar daripada risikonya dalam melawan Covid-19

“Otorisasi vaksin ini memperluas ketersediaan vaksin, metode pencegahan medis terbaik untuk Covid-19, membantu kami memerangi pandemi ini,” kata Penjabat Komisaris FDA Janet Woodcock.

Vaksin diberikan sebagai dosis tunggal.

Baca juga :
Indonesia dan Inggris Luncurkan Dokumen Panduan Dekarbonisasi Sektor Maritim

"Dengan otorisasi hari ini, kami menambahkan jenis vaksin untuk melawan virus ini," kata Peter Marks, direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologi FDA.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Presiden Joe Biden menyebut persetujuan itu sebagai "berita menggembirakan bagi semua orang Amerika, dan perkembangan menggembirakan dalam upaya kita untuk mengakhiri krisis."

"Kami tahu bahwa semakin banyak orang divaksinasi, semakin cepat kami mengatasi virus, kembali ke teman dan orang yang kami cintai, dan mengembalikan ekonomi kami ke jalurnya," kata presiden AS dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

Dua vaksin lainnya yang diberikan di AS - satu dari Pfizer-BioNTech dan satu lagi dari Moderna - memerlukan dua suntikan dengan jarak beberapa minggu.

Hingga Sabtu malam, hampir 73 juta dosis vaksin telah diberikan di seluruh negeri.(Anadolu Agency)


Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
FDA Johnson & Johnson vaksin