Ekonomi Thailand Terjun ke Minus 6,1 Persen

Akhyar Zein | Selasa, 16/02/2021 08:15 WIB


Ini kontraksi terburuk Thailand sejak dua dekade lalu saat menghadapi penurunan ekonomi 7,6 persen padakrisis keuangan Asia 1997 Ilustrasi
 

Katakini.com – Pertumbuhan ekonomi Thailand terpuruk di angka minus 6,1 persen pada 2020, di tengah guncangan akibat pandemi Covid-19.

Angka ini jauh ketimbang perkiraan pemerintah bahwa kontraksi hanya akan berkisar di angka 3,5 menjadi 4,5 persen.

Sekretaris jenderal Kantor Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional (NESDC), Danucha Pichayanan, mengatakan kontraksi itu bersumber dari ambruknya industri pariwisata karena pandemi Covid-19, penguncian wilayah secara parsial, dan pergolakan politik.

“Itu telah pulih dari kuartal sebelumnya karena paket stimulus pemerintah yang meningkatkan pengeluaran,” ujar Danucha, kutip Channel News Asia.

Baca juga :
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona Musim Depan

Ini adalah kontraksi terburuk Thailand sejak dua dekade lalu, ketika negara itu harus menghadapi penurunan ekonomi 7,6 persen selama krisis keuangan Asia pada 1997. (Anadolu Agency)

Baca juga :
De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim Akibar Cedera Kronis

 

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
terpuruk industri pariwisata terburuk