
Ilustrasi UMKM.
Katakini.com- Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade berharap Kementerian Koperasi dan UKM menjadi pelopor pendataan tunggal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Ke depan, harapannya Kementerian Koperasi dan UKM-lah yang menjadi motor pendataan UMKM. Saya rasa, pembagian bantuan UMKM bisa jadi momentum yang pas untuk melakukan pendataan ulang, sehingga pemerintah punya big data tentang UMKM,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang yang juga Anggota Komisi VI DPR RI itu dalam rilis pers, Rabu (18/11/2020).
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Data Kementerian Koperasi dan UKM, Ediyanto mengungkapkan proses pembentukan pusat data terpadu UMKM telah dimulai.Basis data UMKM ini rencananya terbentuk maksimal 2 tahun ke depan, sesuai amanat Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam pembentukan basis data ini, Kemenkop dan UKM berkolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Salah satunya, Kemenkop UKM telah menandatangani MoU dengan BKPM untuk pertukaran data dan informasi melalui sistem Online Single Submission (OSS). Kemudian, kerja sama dengan Kementerian BUMN sedang penjajakan terkait dengan data, khususnya dalam skema PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Kementerian BUMN sudah punya dashboard (mengenai UMKM) dengan BUMN-BUMN dan memperluas dengan kementerian dan lembaga terkait,” katanya.
Selasa, 14/04/2026
Jum'at, 10/04/2026