Serangan Udara Rusia Lukai Warga Sipil di Idlib

Asrul | Kamis, 22/10/2020 13:13 WIB


Lima warga sipil terluka dalam serangan udara Rusia di provinsi Idlib barat laut Suriah Asap mengepul setelah pesawat perang milik Rezim Assad dan Rusia melakukan serangan udara di kota Binnish, zona de-eskalasi Idlib barat laut Suriah, pada 3 Agustus 2020. [Asaad Al Asaad - Anadolu Agency]

Jakarta, katakini.com - Lima warga sipil terluka dalam serangan udara Rusia di provinsi Idlib barat laut Suriah, Rabu (21/10) waktu setempat.

"Serangan itu menargetkan pemukiman sipil di desa al-Rami di selatan Idlib," kata badan pertahanan sipil White Helmets, dilansir Middleeast, Kamis (22/10).

White Helmets mengatakan dua anak termasuk di antara mereka yang terluka dalam serangan itu.

Pada September 2018, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi akan dilarang keras.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Suriah telah dilanda perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Ratusan ribu orang telah tewas dan lebih dari 10 juta mengungsi, menurut perkiraan PBB.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Serangan Udara Rusia Wilayah Idlib