Aramco Dikabarkan Tangguhkan Rencana Investasi Kilang di China

Budi Wiryawan | Sabtu, 22/08/2020 15:05 WIB


Aramco berencana melakukan pemotongan besar-besaran untuk belanja modalnya karena berusaha mempertahankan dividen US$75 miliar Kilang minyak Arab Saudi, Aramco (Foto: Memo)

Katakini.com - Perusahaan Minyak Raksasa asal Arab Saudi, Saudi Arabian Oil Co. atau Aramco dikabarkan tangguhkan rencana bangun kilang minyak dan kompleks petrokimia senilai US$10 miliar di China.

Mengutip Aljazeera, Aramco dikabarkan berhenti berinvestasi pada fasilitas di provinsi timur laut China, Liaoning setelah bernegosiasi dengan mitranya di China. Prospek pasar yang tidak pasti berada di balik keputusan tersebut.

Aramco menolak berkomentar. China North Industries Group Corp., atau Norinco, salah satu partner, tidak menanggapi surel untuk dimintai komentar.

Jatuhnya harga minyak dan dampak virus pada permintaan energi telah mengubah kalkulasi untuk proyek perusahaan energi di seluruh dunia.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Aramco berencana melakukan pemotongan besar-besaran untuk belanja modalnya karena berusaha mempertahankan dividen US$75 miliar di tengah harga minyak mentah yang rendah dan meningkatnya utang.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Usaha patungan itu ditandatangani ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman berada di Beijing pada Februari tahun lalu. Arab Saudi ingin meningkatkan pangsa pasar di Asia dan juga mendorong investasi China di negara kerajaan tersebut.

Saudi akan bekerja sama dengan Norinco dan Panjin Sincen untuk membentuk entitas bernama Huajin Aramco Petrochemical Co. Atamco akan memasok sebanyak 70 persen minyak mentah untuk kilang berkapasitas 300.000 barel per hari.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Pihak China, menurut sumber, akan terus melanjutkan proyek tersebut, yang juga mencakup cracker ethylene dan unit paraxylene dan usaha patungan tetap menjadi pilihan untuk masa depana.

Saudi Aramco juga telah melakukan pembicaraan dengan Pertamina awal tahun ini mengenai proyek perluasan kilang, tetapi negosiasi berakhir tanpa kesepakatan dan Pertamina sedang mencari mitra lain.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kilang Aramco Investasi China