Pemerintah Kantongi Rp9,5 triliun dari Sukuk Ritel

Tim Cek Fakta | Selasa, 18/08/2020 22:17 WIB


Hasil lelang sukuk ini melebihi target indikatif Rp8 triliun. Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk). Foto: pasardana

Katakini.com- Pemerintah berhasil meraup dana Rp9,5 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dari total penawaran yang masuk sebesar Rp49,37 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (18/8/2020) menyebutkan hasil lelang sukuk ini melebihi target indikatif Rp8 triliun.

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS05022021 sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,40625 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 5 Februari 2021 ini mencapai Rp6,2 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,4 persen dan tertinggi 3,53 persen.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS027 sebesar Rp1,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,4375 persen.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini mencapai Rp15,8 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 4,43 persen dan tertinggi 5,03 persen.

Untuk seri PBS026, jumlah dimenangkan mencapai Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,28125 persen.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp11,5 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 5,28 persen dan tertinggi 5,93 persen.

Untuk seri PBS025, jumlah dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,18973 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2033 ini mencapai Rp7,08 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 7,12 persen dan tertinggi 8,15 persen.

Untuk seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp4,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,60475 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp8,7 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,5 persen dan tertinggi 7,78 persen.

Sebelumnya, pada Selasa (4/8/2020), pemerintah menyerap dana Rp11 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp39,76 triliun.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sukuk surat berharga