Pentagon Kirim Tentara ke Lokasi Protes Kematian George Floyd

Ananda Nurrahman | Rabu, 03/06/2020 21:35 WIB


Pasukan berada pada status siaga tinggi, tetapi tidak berpartisipasi dalam dukungan pertahanan untuk operasi otoritas sipil Polisi Amerika Serikat saat melakukan penangganan aksi rasial kematian George Floyd (Foto: Reuters)

Katakini.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengerahkan sekitar 1.600 militer ke wilayah Washington DC, lokasi protes pembunuhan pria kulit hitam George Floyd.

Dikutip dari Channel News Asia pada Rabu (3/6), Pentagon mengirim pasukan pada Selasa malam setelah terjadi protes keras berujung penjarahan di kota tersebut.

"Elemen-elemen tugas aktif ditempatkan di pangkalan-pangkalan militer di Wilayah Capitol Nasional tetapi tidak di Washington DC," kata jurubicara Pentagon Jonathan Rath Hoffman.

Dia mengatakan pasukan berada pada status siaga tinggi, tetapi tidak berpartisipasi dalam dukungan pertahanan untuk operasi otoritas sipil.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Namun pada Senin sebelumnya, pejabat senior pertahanan mengatakan bahwa unit akan dipindahkan ke wilayah Washington.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Pasukan termasuk polisi militer dan mereka yang memiliki kemampuan teknik, bersama dengan batalion infantri, menurut keterangan Hoffman.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
George Floyd Pentagon Washington Aksi Massa