Hamas Kecam Israel Soal "Penghancuran Rumah"

Ananda Nurrahman | Selasa, 02/06/2020 20:10 WIB


Laporan otoritas Palestina melaporkan, lebih dari 1.900 rumah Palestina sepenuhnya dihancurkan di Yerusalem oleh pasukan Israel sejak 1967. Bendera Palestina

Katakini.com  - Kelompok perlawanan Hamas, Palestina mengecam kebijakan Israel mengenai penghancuran rumah di Yerusalem Timur dan menggambarkannya sebagai "pembersihan etnis".

"Meningkatnya jalur penghancuran rumah di Jabel Mukaber di selatan Yerusalem Timur bertujuan untuk mengusir orang-orang kami dengan alasan yang salah," kata juru bicara Hamas Abdel Latif al-Qanua dalam sebuah pernyataan pada Selasa.

"Kebijakan ini (pembongkaran rumah) adalah kejahatan yang tidak bisa diabaikan," kata dia.

Pada Senin, otoritas Israel memerintahkan keluarga Palestina di Jabel Mukaber untuk menghancurkan rumah mereka, dengan alasan tak punya izin lengkap.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Warga Palestina di Yerusalem Timur dipaksa untuk membangun rumah mereka tanpa izin karena Israel menolak untuk memberikan izin membangun kepada mereka.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Laporan otoritas Palestina melaporkan, lebih dari 1.900 rumah Palestina sepenuhnya dihancurkan di Yerusalem oleh pasukan Israel sejak 1967.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat situs suci Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel juga menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980 dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Sumber: Anadolu Agency

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hamas Palestina Zionis Israel Yerusalem Timur