Turki Ajak Perdamaian Usai Serangan Kebencian Gereja

Ananda Nurrahman | Minggu, 31/05/2020 21:30 WIB


Altun mengatakan negaranya akan melakukan apa saja untuk mencegah terjadinya gangguan perdamaian. Bendera Turki (foto : suara)

Katakini.com - Setelah terjadinya terjadi serangan kebencian terhadap sebuah gereja Armenia di Istanbul, Turki akan melakukan semua tindakan guna mencegah putusnya persaudaraan dan perdamaian antara negara dan anggota komunitas minoritas.

Dalam cuitnya pada Sabtu malam, Direktur Komunikasi, Fahrettin Altun menyebut insiden itu kejadian menyedihkan dan tidak akan dibiarkan begitu saja karena para pejabat akan menindaklanjutinya lewat proses peradilan.

Komentar Altun datang setelah seorang pria mematahkan salib di sebuah gereja di distrik Uskudar Istanbul awal pekan ini dan melarikan diri dari tempat kejadian.

Pelaku kemudian diidentifikasi dan ditangkap otoritas keamanan. Dia menekankan pemerintah Turki akan menentang tindakan apa pun yang dapat merusak persaudaraan di dalam negeri.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Altun mengatakan negaranya akan melakukan apa saja untuk mencegah terjadinya gangguan perdamaian.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dia mengatakan telah memanggil ketua Surp Krikor Armenian Church Edvard Ayvazyan dan menyampaikan belasungkawa.

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid 19 Pemerintahan Turki Serangan Gereja